0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Turun ke Lapangan, Data Kondisi Ponpes Jadi Fokus Kemenag Pekanbaru

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag). Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Syahrul Mauludi, memberikan pembinaan kepada para penyuluh agama Islam, kegiatan berlangsung di aula Kemenag Kota Pekanbaru, Senin (13/10/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt. Kasi PD Pontren Zamri.Dalam arahannya, Kakankemen...

Pekanbaru (Kemenag). Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Syahrul Mauludi, memberikan pembinaan kepada para penyuluh agama Islam, kegiatan berlangsung di aula Kemenag Kota Pekanbaru, Senin (13/10/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt. Kasi PD Pontren Zamri.

Dalam arahannya, Kakankemenag menekankan pentingnya peran penyuluh dalam membantu pendataan pondok pesantren di wilayah kerja masing-masing. Hal ini dilakukan sebagai upaya tindak lanjut dari perhatian pemerintah terhadap kondisi fisik dan administrasi pondok pesantren, khususnya yang bangunannya masih perlu perbaikan atau penataan.

Beliau menginstruksikan agar setiap penyuluh agama ditugaskan untuk mengunjungi pondok pesantren di wilayah kecamatannya masing-masing, melakukan pendataan secara langsung, serta mendokumentasikan kondisi ponpes melalui foto dan video. Selain itu, penyuluh juga diminta untuk menanyakan kelengkapan izin mendirikan bangunan (IMB) sebagai bagian dari data yang akan dihimpun.

“Pendataan ini harus dilakukan dengan pendekatan yang kekeluargaan, penuh empati, dan tetap menjaga silaturahmi. Tujuannya agar kita bisa memperoleh data yang akurat untuk diajukan sebagai dasar dalam pemberian bantuan, baik dari Kemenag maupun dari pemerintah pusat,” ujar Kakankemenag.

Ia menambahkan, hasil pendataan nantinya akan menjadi dasar dalam program pengurusan IMB bagi pondok pesantren yang belum memiliki izin bangunan, serta bahan evaluasi dalam perencanaan bantuan sarana prasarana keagamaan.

Kakankemenag juga berharap agar kegiatan ini menjadi perhatian bersama dan dapat berjalan dengan baik berkat kerja sama antara penyuluh, seksi terkait, dan seluruh pihak yang terlibat.

“Kita harapkan semua penyuluh berperan aktif dan saling membantu. Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap lembaga pendidikan keagamaan agar dapat berkembang lebih baik,” tambahnya.

Kegiatan pembinaan ini diakhiri dengan sesi pembagian tugas bagi penyuluh agama di masing-masing kecamatan. Setiap penyuluh akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan sesuai wilayah binaannya.