0 menit baca 0 %

Penyuluh dan Penghulu KUA Kecamatan Bantan Hadiri Silaturahmi Bersama Istri Menteri Agama di Bengkalis

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bantan Syafriadi, S.Pd.I dan Muhammad Khairul Fiqri, M.Pd, serta Penghulu KUA Kecamatan Bantan Faisal Amin, S.Sos turut menghadiri kegiatan silaturahmi bersama Ibu Hj. Helmi Nasrudin Umar, istri Menteri Agama RI, yang digelar di Aula Gedung PLHUT...

Bengkalis (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bantan Syafriadi, S.Pd.I dan Muhammad Khairul Fiqri, M.Pd, serta Penghulu KUA Kecamatan Bantan Faisal Amin, S.Sos turut menghadiri kegiatan silaturahmi bersama Ibu Hj. Helmi Nasrudin Umar, istri Menteri Agama RI, yang digelar di Aula Gedung PLHUT Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis Rabu, 02/07/2025.

Acara yang dimulai pada pukul 10.30 WIB tersebut berlangsung penuh kehangatan dan keakraban. Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Kasubbag TU Kanwil Riau, Kepala Kantor Kemenag Bengkalis, seluruh Kepala Seksi dan ASN di lingkungan Kemenag Bengkalis, serta perwakilan Kesra Kabupaten Bengkalis.

Kepala Kemenag Bengkalis dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan istri Menteri Agama adalah momen istimewa untuk mendapatkan motivasi dan arahan secara langsung. “Ibu kita datang, maka mintalah kepadanya. Jadikan pertemuan ini sebagai kesempatan berharga,” ungkapnya.

Dalam arahannya, Ibu Hj. Helmi Nasrudin Umar menekankan pentingnya loyalitas dan dedikasi setiap ASN Kementerian Agama. Ia juga memberi motivasi khusus kepada para CPNS dan PPPK agar tetap semangat dalam menjalankan amanah, serta tidak khawatir terhadap penempatan tugas karena proses penyesuaian masih terbuka sesuai aturan yang berlaku.

Kehadiran Penyuluh Agama Islam dan Penghulu dari KUA Kecamatan Bantan dalam acara ini menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen terhadap peningkatan kinerja serta pengabdian di lingkungan Kementerian Agama, khususnya di wilayah Kabupaten Bengkalis.

Acara ditutup dengan doa dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kekuatan silaturahmi dalam membangun layanan keagamaan yang lebih baik.