0 menit baca 0 %

Penyuluh Fungsional Jusniwati, S.Ag Aktif Berikan Bimbingan penyuluhan Agama kepada Majelis Taklim Surau Nurul Hasanah Desa Pulau Ingu Kecamatan Benai

Ringkasan: Kuansing (Inmas) Penyuluh Fungsional Jusniwati,S.Ag berikan bimbingan dan penyuluhan Agama kepada kelompok Majelis Taklim Surau Nurul Hasanah Desa Pulau Ingu, Sabtu,29 Januari 2022.Kelompok Majelis Taklim Surau Nurul Hasanah merupakan kelompok binaan khusus yang telah dibentuk pada bulan November ya...

Kuansing (Inmas) Penyuluh Fungsional Jusniwati,S.Ag berikan bimbingan dan penyuluhan Agama kepada kelompok Majelis Taklim Surau Nurul Hasanah Desa Pulau Ingu, Sabtu,29 Januari 2022.

Kelompok Majelis Taklim Surau Nurul Hasanah merupakan kelompok binaan khusus yang telah dibentuk pada bulan November yang lalu, buah hasil silaturrahmi Penyuluh dengan pengurus Surau Nurul Hasanah.

Kegiatan dilaksanakan 1 kali seminggu, yaitu setiap hari Sabtu. Waktu pelaksanaannya selesai shalat Maghrib sampai ba'dal Isya'. Peserta tetapnya berjumlah 20 orang, kemudian hadir juga jemaah Mesjid dan Surau yang ada di Desa Pulau Ingu. Ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah ada keinginannya untuk menamba ilmu dalam bidang keagamaan. 

Pada kesempatan ini Penyuluh Menguraikan Materi tentang Do'a Nabi Isa As, yang terdapat dalam surah Ali Imran ayat 33, artinya ayat tersebut adalah "Semoga Kesejahteraan bersamaku disaat aku dilahirkan, disaat aku diwafatkan dan di saat aku dihidupkan kembali.

Jemaah sangat serius mendengarkan penjelasan demi penjelasan yang penyuluh uraikan.

Jusniwati berharap semoga dengan adanya kegiatan rutinitas bimbingan penyuluhan ini, seluruh anggota Majelis Taklim Surau Nurul Hasanah dan seluruh jemaah yang hadir dapat bertambah ilmu dan pemahaman keagamaannya sehingga dapat menjalankan ajaran agama dengan benar.

Dengan demikian berjalan pula tugas dan fungsi Penyuluh Agama Islam sebagai ujung tombak Kementerian Agama,dimana seluruh persoalan yang dihadapi oleh umat Islam menjadi tugas Penyuluh Agama Islam untuk memberikan penerangan dan bimbingan. Sehingga sebagai ujung tombak di tuntut agar ujung tombak itu benar-benar tajam, agar dapat mengenai sasaran yang di inginkan, bahkan kini penyuluh Agama sering berperan sebagai corong dari Kementerian Agama dimana ia ditugaskan.

Oleh karena itu, Penyuluh Agama Islam perlu meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan, kemampuan dan kecekapan serta menguasai berbagai strategi, pendekatan dan teknik penyuluhan, sehingga mampu dan siap melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan betul-betul profesional. Jusniwati mengakhiri (Jus)