0 menit baca 0 %

Penyuluh: Giatkan Magrib Mengaji di Surau Nurul Islam

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) 30 Juli 2025 Setiap malam selepas shalat Magrib, Surau Nurul Islam yang terletak di Desa Pulau Busuk Kecamatan Inuman kembali dipenuhi suara lantunan ayat-ayat suci Al-Qur an. Anak-anak yang berjumlah 15 orang dari berbagai usia antusias mengikuti kegiatan belajar mengaji rutin y...


Kuansing (Kemenag) 30 Juli 2025 Setiap malam selepas shalat Magrib, Surau Nurul Islam yang terletak di Desa Pulau Busuk Kecamatan Inuman kembali dipenuhi suara lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

 Anak-anak yang berjumlah 15 orang dari berbagai usia antusias mengikuti kegiatan belajar mengaji rutin yang dilaksanakan setiap malam.

Kegiatan ini dipimpin oleh 2 orang guru setempat salah satunya merupakan penyuluh agama islam yakni Winda sari yang dengan sabar membimbing para santri cilik dalam membaca huruf hijaiyah, memperbaiki makhraj, dan memahami dasar-dasar tajwid.

Suasana hangat dan kekeluargaan terlihat jelas saat para pengajar dengan telaten membetulkan bacaan satu per satu muridnya.

Menurut salah satu pengajar, tujuan utama dari kegiatan ini adalah menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak dini. “Kami ingin anak-anak di kampung ini tumbuh dengan pondasi agama yang kuat. Belajar mengaji bukan hanya soal membaca, tapi juga bagaimana mereka mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Winda Sari

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat sekitar. Banyak orang tua yang merasa terbantu dengan adanya pembelajaran rutin di malam hari, terutama bagi anak-anak yang tidak memiliki kesempatan belajar mengaji di sekolah formal.

“Kami bersyukur ada surau yang aktif seperti ini. Anak-anak jadi punya kegiatan positif di malam hari,”kata salah satu wali murid (EF)