0 menit baca 0 %

Penyuluh Katolik Kemenag Kuansing Laksanakan Penyuluhan di SMAN 1 Teluk Kuantan

Ringkasan: Kuansing ( Kemenag ) Teluk Kuantan, 07 Oktober 2025 Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Pakrin Manalu, melaksanakan tugas penyuluhan keagamaan di SMAN 1 Teluk Kuantan. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana semarak menyambut Hari Jadi Kabupaten Kuantan Singing...

Kuansing ( Kemenag ) Teluk Kuantan, 07 Oktober 2025 – Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Pakrin Manalu, melaksanakan tugas penyuluhan keagamaan di SMAN 1 Teluk Kuantan. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana semarak menyambut Hari Jadi Kabupaten Kuantan Singingi ke-26, di mana penyuluh tampil mengenakan pakaian melayu lengkap sebagai bentuk penghargaan terhadap budaya setempat.

Pada kesempatan tersebut, penyuluhan mengangkat tema “Toleransi dan Hidup Bersaudara” dengan sub tema “Ajaran Kasih dan Persaudaraan Sejati”. Dalam penyampaiannya, Pakrin Manalu menekankan bahwa kasih dalam Gereja Katolik mengajarkan persaudaraan bukan sekadar ikatan kekerabatan biologis, melainkan relasi spiritual dan sosial yang berakar pada martabat manusia yang sama di hadapan Allah.

Mengutip ensiklik Fratelli Tutti (2020) dari Paus Fransiskus, penyuluh mengingatkan bahwa persaudaraan universal adalah panggilan bagi seluruh umat manusia. Kasih sejati, lanjutnya, menuntun manusia untuk keluar dari sikap egois dan membuka diri terhadap perjumpaan dengan yang berbeda.

“Persaudaraan bukan sekadar relasi sosial, tetapi merupakan panggilan rohani yang lahir dari kesadaran bahwa setiap manusia diciptakan sebagai gambar Allah (imago Dei). Karena itu, kasih dan persaudaraan sejati adalah dua hal yang tidak terpisahkan: kasih menjadi fondasinya, sementara persaudaraan adalah wujud konkret dalam kehidupan sosial,” tegas Pakrin.

Melalui kegiatan ini, para siswa Katolik diajak untuk semakin menghayati iman dengan menumbuhkan semangat kasih dan hidup bersaudara, baik dalam lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat yang majemuk. ( PM )