0 menit baca 0 %

Penyuluh Kemenag Inhu Petakan Aset Pesantren, Siapkan Infrastruktur Pendidikan Islam Hadapi Indonesia Emas 2045

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) - Merespons Surat dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI Nomor B-1858/DJ.I/HM.02.1/10/2025, dua Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Batang Cenaku, Muhammad Solihin dan Dadang Hermawan, melaksanakan pendataan sarana dan prasarana pondok pesantre...

Indragiri Hulu (Kemenag) - Merespons Surat dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI Nomor B-1858/DJ.I/HM.02.1/10/2025, dua Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Batang Cenaku, Muhammad Solihin dan Dadang Hermawan, melaksanakan pendataan sarana dan prasarana pondok pesantren di Kecamatan Batang Cenaku. Kegiatan ini dilakukan setelah menerima surat pada (11/10/2025) dan dilaksanakan pada periode setelahnya. Pendataan menyeluruh ini (How), yang mencakup asrama, ruang kelas, hingga laboratorium, bertujuan menciptakan basis data yang akurat untuk pengembangan fasilitas dan infrastruktur pendidikan keagamaan di masa depan, yang merupakan fondasi penting dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

Menggunakan gaya Straight News yang fokus pada fakta dan dampak kebijakan, pendataan ini menyasar tiga pondok pesantren di Batang Cenaku, yaitu Ponpes Tebuireng Al-Islah (Desa Kuala Gading), Ponpes Dikrussalam (Desa Aur Cina), dan Ponpes Al-Multazam (Desa Kerubung Jaya). Proses pendataan yang meliputi 14 jenis sarana, mulai dari Asrama Putra/Putri, Masjid, hingga Perpustakaan, berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari para pimpinan pesantren.

Pendataan ini penting karena gambaran nyata kondisi sarana dan prasarana di pesantren akan menjadi dasar bagi Kemenag dalam mengalokasikan bantuan dan program pembangunan yang tepat sasaran. Dampaknya, kualitas fasilitas belajar dan tinggal santri akan meningkat, yang secara langsung mendukung efektivitas pendidikan.

Salah satu pimpinan pondok pesantren yang didata menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program ini. Ia melihat pendataan ini sebagai langkah proaktif pemerintah dalam memajukan lembaga pendidikan Islam.

"Kami sangat mendukung penuh program pendataan ini. Data yang akurat adalah kunci untuk pembangunan yang berkelanjutan," ujar pimpinan ponpes tersebut. "Kami berharap data ini dapat segera ditindaklanjuti dengan program yang membantu memperbaiki asrama dan ruang belajar santri. Kualitas sarana akan sangat menentukan kenyamanan dan fokus belajar santri, dan pada akhirnya akan menghasilkan lulusan yang lebih unggul."

Kegiatan pendataan ini menegaskan komitmen Kemenag Indragiri Hulu untuk memperkuat Pondok Pesantren sebagai lembaga pendidikan keagamaan yang modern dan berkualitas, memberikan kontribusi signifikan dalam melahirkan sumber daya manusia unggul yang berakhlak mulia di Kabupaten Indragiri Hulu.

(Reski)