Pekanbaru (Kemenag), Dalam rangka penguatan Peran Da i / Penyuluh Agama dalam mencegah Intoleransi, Radikalisme, Ekstrimisme dan Terorisme menuju Harmonisasi dan Toleransi Beragama di Kota Pekanbaru, Kanwil Kemenag Riau melalui Bidang Penaiszawa mengelar kegiatan Pelatihan. Selasa (26/08/2025).
Kegiatan yang diselenggarakan di aula Kanwil Kemenag Riau ini diikuti oleh 160 peserta terdari dari 100 Penyuluh Agama, 50 Muballigh MDI Kota Pekanbaru dan 10 orang dari Penaiszawa.
Dari Kecamatan Payung Sekaki hadir 8 orang Penyuluh yaitu  Masrizal, S.Ag, MH, Busihat, S.Ag, MH, Muhammad Yamin NST, S.Pd, Hidayaturrahman, , S.HI, Rosmawati, S.Pd, Hj. Nurhayati, S.Ag, Ana Riana, M.Pd dan Wiliarita, S.Ag.
Acara ini dibuka oleh Ka. Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Dr. H. Muliardi, M.Pd. Untuk narasumber didatangkan dari Kepala Satuan Tugas Wiliyah (Kasatgaswil) Riau Densus 88 Antiteror Kobes Pol Sunadi, S.I.K, MH.
Melalui kegiatan Pembinaan Da i dan Da iyah ini, para penyuluh mendapatkan wawasan pengetahuan sebagai bekal bagi mereka terkait dengan intolerans, Radikal, Ekstrims dan Teroris. Sehingga ketika mereka menyampaikan hal ini lebih mudah dipahami oleh masyarakat binaannya. (idris)