Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran penyuluh agama Islam dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat, khususnya terkait tata cara shalat yang benar. Para penyuluh memaparkan materi mulai dari syarat sah shalat, rukun shalat, bacaan, hingga praktik gerakan yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu penyuluh
KUA Tambusai Utara, Najamuddin Pulungan,
S.Pd.I., menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membantu
masyarakat meningkatkan kualitas ibadah.
“Shalat adalah tiang agama. Apabila shalat
kita baik, maka insyaAllah amal-amal yang lain juga akan baik. Melalui
pelatihan ini, kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya melaksanakan
shalat, tetapi juga memahami tata cara yang benar agar ibadahnya lebih khusyuk
dan bernilai di sisi Allah SWT,” ungkapnya.
Penyuluh lainnya, Dede kurniawan, S.Pd.I, juga
menambahkan pentingnya melibatkan lintas generasi dalam kegiatan pembinaan.
“Pelatihan shalat sangat penting karena banyak
di antara kita yang sudah terbiasa melaksanakan shalat sejak kecil, namun
terkadang masih ada bacaan atau gerakan yang kurang tepat. Inilah peran
penyuluh, untuk membimbing agar ibadah kita lebih sempurna.” ujarnya.
Sekretaris Desa Pagar Mayang dalam sambutannya
mengapresiasi langkah KUA Tambusai Utara yang hadir langsung ke tengah
masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada penyuluh
yang sudah meluangkan waktu datang ke desa kami. Kegiatan seperti ini sangat
bermanfaat, apalagi masyarakat bisa langsung bertanya dan mempraktikkan tata
cara shalat dengan bimbingan yang tepat,” katanya.
Tokoh agama, H. Suwardi, turut memberikan
dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan seperti ini akan
sangat berdampak positif, karena memperbaiki ibadah berarti juga memperbaiki
akhlak dan kehidupan sosial masyarakat.
Kegiatan pelatihan berjalan dengan khidmat dan
penuh semangat. Masyarakat Dusun Suka Asih tampak antusias mengikuti arahan dan
praktik shalat bersama. Acara diakhiri dengan doa bersama memohon keberkahan
dan kebaikan bagi seluruh warga Desa Pagar Mayang. (KUA/ Humas)