0 menit baca 0 %

Penyuluh Kuantan Hilir Seberang, Berikan Tausiah Kegiatan Wirid Yasin dengan Tema "Tamsil Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW"

Ringkasan: Kuansing ( inmas) - Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Kuantan Hilir Seberang yaitu  Nuraini, S.Pd memberikan penyuluhan (Binaan Keluarga Sakinah) kepada ibu-ibu Wirid Yasin Nurul Islam Pulau Beralo Kec. Kuantan Hilir Seberang di Rumah Ibu Iis. (Ahad 28-02-2021).Wirid Yasin dimulai pukul 14.00...

Kuansing ( inmas) - Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Kuantan Hilir Seberang yaitu  Nuraini, S.Pd memberikan penyuluhan (Binaan Keluarga Sakinah) kepada ibu-ibu Wirid Yasin Nurul Islam Pulau Beralo Kec. Kuantan Hilir Seberang di Rumah Ibu Iis. (Ahad 28-02-2021).

Wirid Yasin dimulai pukul 14.00 yang diawali dengan Shalawatan, ceramah Agama, pembacaan Yasin, do'a Yasin, Tahtim, Tahlil dan do'a Penutup, selanjutnya dilanjutkan dengan Shalawat.

Adapun judul Ceramah pada wirid yasin tersebut ialah "Tamsil Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW". Dimana Tamsil Isra' dari Masjidil haram ke masjidil Aqsa ada 4 yaitu 1.Rasulullah bertemu dengan sekelompok orang yang memanen padi tiada henti,ternyata mereka itu adalah umatnya yang semasa hidupnya gemar beramal jariyah

2.Rasulullah bertemu dengan sekelompok orang yang terus menerus memukul kepala nya, ternyata mereka juga umatnya yang semasa hidupnya yang enggan shalat

3.Rasulullah melihat kuburan yang harum yang ternyata adalah kuburan Masyitah dan Anak nya dimana mereka mati syahid Di siksa dan digodok oleh Fir'aun demi mempertahankan keimanan nya kepada Allah.

4. Rasulullah menemukan seseorang dimana dihadapkan dengan 2 buah hidangan, sebelah kanan ada hidangan yang sangat lezat dan disebelah kiri ada hidangan yang berbau busuk,namun orang itu lebih memilih memakan hidangan yang busuk tadi, ternyata orang itu semasa hidupnya lebih memilih pekerjaan yang haram dibandingkan yang halal

Akhir Pengajian tesebut, Nuraini berharap, ibu-ibu wirid yasin Desa Pulau Beralo hendaknya bisa mengamalkan tiga poin penting tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk diri senidiri, keluarga maupun masyarakat kita.

“Semoga dengan adanya peristiwa Isra' Mi'raj ini bisa memberikan pelajaran dan hikmah bagi kita semua”. Pungkasnya. (Nur)