Kuansing ( Inmas) Asrul Hadi, S.Pd.I gelar cerita dan nasehat kepada santri binaannya di Rumah pendidikan qur'an Desa Bukit Pedusunan, pada jum'at malam, 11 Desember 2020. malam ini kisah dan nasehat berbakti kepada orang tua dan keutamaan jadi anak sholeh dan sholehah.
Anak sholeh dan sholehah itu pasti di sayang Allah, Agar di sayang Allah tentu yang lebih utama kita harus sayang kepada kedua orang tua, rajin membantu orang tua, tidak boleh bilang ah atau tidak kepada orang tua, Karena surga itu di bawah telapak kaki ibu, begitulah bagian dari nasehat yang di berikan kata"Asrul Hadi"
Kemudian nasehat lain yang di berikan kepada santri yang berjumlah lebih kurang 30 orang itu adalah tentang adab dan akhlak, seperti tidak boleh makan berdiri, tidak boleh makan dengan tangan kiri dan sebagainya.
Bahkan di sela-sela nasehat itu, ada seorang santri yg sudah kelas 5 SD bertanya," dalam agama kita boleh atau tidak berpacaran" pertanyaan ini di sambut hiruk tawa santri lainnya yang masih berusia SD, bahkan menyoraki yang bertanya, berpacaran itu tidak boleh dalam agama kita, karena akibat pacaran akan timbul maksiat lainnya. begitu ujar asrul singkat.
Kemudian ruang belajar kembali hiruk pikuk dengan tawa, kerena ada salah seorang santri perempuan bertanya dengan polosnya" Ustadz boleh atau tidak bergoyang buat tiktok di hp. sambil tersenyum ustadz asrul hadi menjawab" tidak boleh berjoget apalagi perempuan lewat tiktok, perempuan yg baik itu rajin ibadah bukan rajin joget ujar asrul sambil tersenyum, kemudian di sela tawapun suara azan mulai terdengar.(AH )