Pekanbaru (Kemenag). Penyuluh
Agama Islam Muda Kecamatan Payung Sekaki, Sutan Syahril, mendapat kepercayaan
menjadi salah satu narasumber pada kegiatan Pendidikan Kader Ulama (PKU)
Berbasis Desa Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia
(MUI) Provinsi Riau bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Riau.
Kegiatan yang
dipusatkan di Evo Hotel, ini diikuti oleh 100 orang kader ulama perwakilan dari
berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Pelaksanaan PKU berlangsung selama empat
hari, dimulai 13 November 2025 dan akan berakhir pada Ahad, 16 November 2025.
Sebagai narasumber
pada bidang konsentrasi Tahsin Al-Qur’an, khususnya materi Makharijul Huruf,
Sutan Syahril menyampaikan harapannya agar para kader ulama berbasis desa dapat
tumbuh menjadi figur teladan di lingkungan masing-masing. Ia juga berharap para
peserta mampu berkiprah lebih luas, termasuk menjadi imam masjid yang
berkualitas di daerahnya.
“Melalui materi Tahsin
Al-Qur'an, khususnya pada bidang Makharijul Huruf, kita berharap ada
peningkatan kemampuan bacaan peserta. Dengan bacaan yang baik, tentu akan
meningkatkan minat jamaah untuk mengikuti salat berjamaah bersama imam
tersebut,” ujar Sutan.
Sebagai pemateri
pertama, Sutan mengaku sempat merasa kewalahan dalam mempersiapkan bahan ajar.
Kendati demikian, ia berharap peserta dapat memaklumi dan memberikan masukan
untuk penyempurnaan materi pada pertemuan-pertemuan selanjutnya.
Pertemuan perdana
berlangsung selama satu jam, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua oleh
narasumber berikutnya. Suasana pembelajaran tampak sangat antusias. Para
peserta aktif mengikuti kegiatan karena materi disampaikan secara variatif dan
interaktif menggunakan metode infokus serta aktivitas selang-seling.
Dengan antusiasme
peserta dan dukungan penyelenggara, kegiatan PKU Berbasis Desa 2025 diharapkan
mampu melahirkan kader ulama yang berkualitas, kompeten, dan siap mengabdi bagi
masyarakat di seluruh pelosok Riau.