0 menit baca 0 %

Penyuluhan Pembuatan Konten Kreatif se-Kabupaten Kuantan Singingi, Penyuluh Agama Diharap Kreatif

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam, mendapat kehormatan untuk memandu pembacaan doa pada kegiatan Penyuluhan Pembuatan Konten Kreatif bagi Penyuluh Agama Islam se-Kabupaten Kuantan Singingi.

Kuansing (Kemenag) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam, mendapat kehormatan untuk memandu pembacaan doa pada kegiatan Penyuluhan Pembuatan Konten Kreatif bagi Penyuluh Agama Islam se-Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan ini ditaja oleh Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, dan dilaksanakan di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, sebagai upaya peningkatan kapasitas serta kreativitas penyuluh dalam menyampaikan dakwah di era digital. Senin, 21 Juli 2025

Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, H. Suhelmon. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peran penyuluh agama dalam menyampaikan nilai-nilai keagamaan secara adaptif, khususnya melalui media digital yang kini menjadi sarana komunikasi yang efektif di tengah masyarakat.

"Kita berharap melalui kegiatan ini, para penyuluh agama mampu menyampaikan pesan-pesan dakwah secara kreatif, menarik, dan sesuai dengan tuntutan zaman," ujar H. Suhelmon saat membuka acara yang digelar di aula Kantor Kemenag Kuansing tersebut.

Turut mendampingi beliau dalam kegiatan ini, Kepala Seksi Bimas Islam H. Bahrul Aswandi yang juga memberikan penguatan kepada seluruh peserta. Ia menyampaikan bahwa penyuluh agama kini tidak hanya dituntut menyampaikan pesan keagamaan secara konvensional, tetapi juga harus mampu memanfaatkan media sosial dan teknologi sebagai sarana edukasi umat.

Sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini, hadir dari Tim Informasi dan Komunikasi Publik (Inmas) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, yakni Ibu Musdalifah dan Ibu Nur Hasanah. Keduanya menyampaikan materi seputar teknik pembuatan konten dakwah digital, strategi komunikasi publik, serta penggunaan media sosial secara efektif dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman.

Penyuluh Agama Islam Muhammad Isam dipercaya memimpin doa pembuka dalam kegiatan ini. Dalam doanya, ia memohon keberkahan, kemudahan, dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, serta mengharap agar seluruh penyuluh agama mampu menjadi agen perubahan yang membawa cahaya Islam di tengah arus digitalisasi informasi.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Penyuluh Agama Islam dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi. Antusiasme peserta sangat terlihat dari semangat dalam mengikuti setiap sesi, serta interaktif dalam diskusi bersama para narasumber.

Melalui kegiatan ini, diharapkan akan lahir para penyuluh agama yang mampu menghasilkan konten-konten edukatif dan inspiratif, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga akidah umat melalui pendekatan yang kreatif dan kekinian.(RDW)