0 menit baca 0 %

Penyusunan Soal PAI Asesmen Akhir Semester Genap, Kasi PAIS H. Rajuki Ridwan, MA Harapkan Agar Tidak Sekedar Mengukur Pencapaian Pembelajaran Akan Tetapi Juga Sebagai Sarana Transfer Ilmu & Nilai

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Menindaklanjuti surat MGMP PAI SMA Kab. Inhu Nomor: 004/MGMP-PAI-SMA/IV/2024, Tanggal: 30 April 2024, Hal: Undangan, maka pada hari Sabtu 4 Mei 2024, Kasi PAIS Kankemenag Kab. Inhu H. Rajuki Ridwan, S.Ag., MA (urut dua dari sisi kanan) menghadiri sekaligus secara resmi membu...

Indragiri Hulu, (Inmas). Menindaklanjuti surat MGMP PAI SMA Kab. Inhu Nomor: 004/MGMP-PAI-SMA/IV/2024, Tanggal: 30 April 2024, Hal: Undangan, maka pada hari Sabtu 4 Mei 2024, Kasi PAIS Kankemenag Kab. Inhu H. Rajuki Ridwan, S.Ag., MA (urut dua dari sisi kanan) menghadiri sekaligus secara resmi membuka dan memberikan arahan kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (MGMP PAI SMA) Kab. Inhu, tempat: SMAN 2 Rengat. Agenda: Penyusunan Soal Asesmen Akhir Semester Genap TP. 2023-2024 Kelas X dan XI.

“Dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 16 Tahun 2010 dinyatakan bahwa pengelolaan pendidikan agama pada sekolah menjadi tanggung jawab Kementerian Agama. Karena itu Kementerian Agama mempunyai tanggung jawab konstitusional untuk menjaga agar pendidikan agama Islam di sekolah dapat diselenggarakan dengan sebaik mungkin. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI terus berkomitmen dalam peningkatan pengelolaan pendidikan agama Islam di sekolah dengan beragam program dan inovasi. Kita berupaya dan berharap agar peserta didik tidak hanya cerdas intelektual akan tetapi dapat menjadi muslim sejati yang memiliki pengetahuan luas, nilai, sikap, tingkah laku yang sesuai dengan tuntutan Islam, bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, negara dan agama. Selain itu, Kementerian Agama mempunyai kepentingan agar moderasi beragama dapat diwujudkan melalui dunia pendidikan agama di sekolah. Penguatan konten moderasi beragama pada sekolah harus mengedepankan nilai-nilai integritas, solidaritas, dan tenggang rasa. Nilai-nilai dasar ini adalah bagian penting dari upaya mengembangkan pendidikan agama Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Penyelenggaraan Ujian Sekolah Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti merupakan inisiasi yang baik dalam konteks mengembangkan mutu dan kualitas Pendidikan Agama Islam di sekolah dan upaya diseminasi moderasi beragama. Kantor Kementerian Agama Kab. Inhu berharap agar soal yang disusun tidak sekedar mengukur pencapaian pembelajaran akan tetapi juga sebagai sarana transfer ilmu dan nilai”, ungkap H. Rajuki Ridwan mengakhiri arahannya.(tulang)