0 menit baca 0 %

Peran Kemenag Inhil dalam Sakralitas Wisuda STIKes Husada Gemilang

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Husada Gemilang Tembilahan sukses menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Perdana Program Sarjana Gizi dan Wisuda ke-XVI Program Ahli Madya Kebidanan. Acara yang berlangsung khidmat di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Kamis (27/11...

Tembilahan (Kemenag) – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Husada Gemilang Tembilahan sukses menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Perdana Program Sarjana Gizi dan Wisuda ke-XVI Program Ahli Madya Kebidanan. Acara yang berlangsung khidmat di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Kamis (27/11/2025), ini dihadiri oleh Bupati yang diwakili Asisten I, H. Fajar Husin serta berbagai tokoh penting.

Momen penting yang menambah kesakralan acara adalah kehadiran perwakilan dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Inhil yang didapuk sebagai pemandu doa sekaligus rohaniawan dalam prosesi pengambilan sumpah wisudawan /i. Peran ini diamanahkan kepada Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Inhil, H. Hairuddin.

Kehadiran H. Hairuddin memastikan prosesi sumpah profesi, baik bagi 10 lulusan Sarjana Gizi maupun 50 lulusan Ahli Madya Kebidanan, berjalan sesuai nilai-nilai agama dan etika moral. Selain memimpin pembacaan doa penutup, beliau juga memandu lafaz sumpah yang diucapkan oleh para wisudawan/i, menekankan integritas dan tanggung jawab moral sebagai tenaga kesehatan profesional.

H. Hairuddin menyoroti pentingnya landasan spiritual dan moral bagi setiap tenaga kesehatan yang baru dilantik.

"Menjadi seorang tenaga kesehatan adalah panggilan mulia yang tidak hanya membutuhkan kecerdasan intelektual, tetapi juga ketulusan hati dan integritas moral yang tinggi. Sumpah yang diucapkan hari ini di hadapan Allah SWT, keluarga, dan pimpinan, harus dipegang teguh," ujar H. Hairuddin. "Kami berharap, para lulusan STIKes Husada Gemilang ini tidak hanya cakap dalam ilmu kesehatan, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berlandaskan keimanan."

Acara wisuda ini melantik total 60 wisudawan/i dan turut dihadiri Kepala LLDIKTI XVII Riau dan Kepri, Kadis Kesehatan Inhil, serta perwakilan organisasi profesi seperti IBi, Persagi, IDI, dan PPNI, menegaskan sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan pemangku kepentingan agama dalam mencetak sumber daya manusia yang berakhlak mulia.  (Ria)