Kampar ( Inmas) - Ketua Kelompok Kerja Pengawas pada Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Nor Azmir S.Ag M.Pd.I mengatakan akibat pandemi yang masih terjadi pembelajaran daring tetap menjadi alternatif madrasah agar proses KBM tetap berlangsung, namun peranan pengawas sangat di butuhkan dalam rangka mengawasi proses pembelajaran jarak jauh.
‘’Pengawas tidak hanya melakukan supervisi akademik kepada guru tetapi juga melaksanakan supervisi manajerial kepada kepala sekolah, sehingga peran pengawas sangat penting dalam pengawasan proses pendidikan secara daring saat ini,’’ terang Nor Azmir dalam pertemuan yang dilaksanakan bersama pengawas Madrasah dan Pengawas PAI yang dihadiri Kepala Sub. Bagian Tata Usaha H. Fuadi Ahmad, SH, MAB, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam H. Dirhamsyah S.Ag, M.Sy dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah yang diwakili Sdr. Masnur, S.Pd, M.Sy yang dilaksanakan di Aula Mini Kantor Kemeterian Agama Kab. Kampar, Senin, 9 Agustus 2021
Lebih lanjut Nor azmir menjelaskan, kualitas pembelajaran di masa pandemi yang bertopang pada Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tidak boleh mengalami stagnasi apalagi penurunan. Dalam hal ini, pengawas madrasah/sekolah memiliki peran penting untuk memastikan kualitas pembelajaran bisa tetap terjaga meski dilakukan di tengah pandemi seperti halnya pembelajaran, pandemi Covid-19 mengharuskan pengawas madrasah/sekolah juga melaksanakan tugas supervisi secara jarak jauh. Terkait hal ini, pengawas madrasah / sekolah juga harus beradaptasi dan mengubah strategi dalam melakukan supervisi akademik. Pengawas dituntut untuk mampu mendesain pada situasi nontatap muka. Hal ini dilakukan agar kesinambungan kontrol mutu madrasah/sekolah terus bergulir sehingga tak ada alasan untuk tidak melakukan supervisi, ungkapnya
Kasi Madrasah yang diwakili sdr. Masnur, S.Pd, M.Sy menyampaikan bahwasanya Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar melalui Seksi Madrasah bersama sama dengan pengawas madrasah memformulasikan pembelajaran yang efiktif menggunakan metoda online, sehingga guru dan siswa dapat melakukan transfer ilmunya secara baik, untuk mengantisipasi pembelajaran di masa pendemi. Karena melihat fakta yang terjadi dilapangan banyak siswa yang tidak memahami pelajarannya secara baik karena kondisi pembelajaran tidak bisa dilakukan secara tatap muka dan akan menimbulkan potensi learning loss.
Dalam menanggapi aktifitas pendidikan yang masih belum di bolehkan di tengah pandemi Kepala Sub. Bag Tata Usaha H. Fuadi Ahmad, SH, M.AB meminta seluruh jajaran pengawas, kepala dan guru akan pentingnya transpormasi digital di lembaga pendidikan dan juga mengingatkan disaat kunjungan ke madrasah tetap menerapkan protokol kesehatan, imbuhya ( Ags/Ftm )