Indragiri Hulu, (Inmas). Isra dan Mi raj yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW menjadi momentum khusus baginya untuk memperkuat keimanan dan keyakinannya dengan risalah dan ajaran yang dibawanya. Dalam peristiwa itu, Allah SWT memperlihatkan tanda-tanda kebesaran-Nya. Dalam Isra , Nabi Muhammad SAW diberangkatkan oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Kemudian dalam Mi raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini, Nabi mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan sholat lima waktu. Bagi umat Islam, peristiwa tersebut adalah peristiwa yang berharga, karena ketika inilah sholat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha.
Penyuluh Agama Islam Non PNS merupakan mitra Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama yang melaksanakan tugas bimbingan dan penyuluhan untuk mewujudkan masyarakat Islam yang taat beragama dan sejahtera lahir batin. PAI Non PNS setidaknya memiliki 4 (empat) kelompok sasaran, 2 (dua) kelompok sasaran umum, 1 (satu) kelompok sasaran khusus, dan 1 (satu) kelompok sasaran pada media sosial berbasis internet. Setiap PAI Non PNS melaksanakan bimbingan/penyuluhan secara berkala/kontinyu. Selain itu, juga memberikan penyuluhan terhadap yang bukan kelompok binaan yang membutuhkan bimbingan/penyuluhan maupun mengisi ceramah dalam rangkaian PHBI (Peringatan Hari Besar Islam).
Dalam rangka pemenuhan undangan dari panitia pelaksana, maka pada hari Selasa 13 Februari 2024, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Lubuk Batu Jaya Muhamad Solihin, M.Pd mengisi ceramah peringatan Isra Mi raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Darul Hikmah, Kelurahan Tanjung Gading, Kecamatan Pasir Penyu.(tulang)