0 menit baca 0 %

PERANAN PAI NON PNS (MINARSIH) TERKAIT PHBI

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Penyuluh Agama Islam Non PNS adalah seorang yang diberi tugas, tanggungjawab dan wewenang oleh pemerintah untuk melaksanakan bimbingan keagamaan, penyuluhan pembangunan melalui bahasa agama kepada kelompok sasaran sesuai kebijakan yang ditetapkan oleh Dirjen Bimas Islam Keme...

Indragiri Hulu, (Inmas). Penyuluh Agama Islam Non PNS adalah seorang yang diberi tugas, tanggungjawab dan wewenang oleh pemerintah untuk melaksanakan bimbingan keagamaan, penyuluhan pembangunan melalui bahasa agama kepada kelompok sasaran sesuai kebijakan yang ditetapkan oleh Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama.
Penyuluh Agama Islam Non PNS merupakan mitra Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama yang melaksanakan tugas bimbingan dan penyuluhan untuk mewujudkan masyarakat Islam yang taat beragama dan sejahtera lahir batin.
Setiap Penyuluh Agama Islam Non PNS wajib memiliki kelompok binaan minimal 2 (dua) kelompok, dan melakukan bimbingan/penyuluhan minimal 2 (dua) kali seminggu. Selain melaksanakan bimbingan/penyuluhan terhadap kelompok binaan, juga memberikan penyuluhan terhadap yang bukan kelompok binaan yang membutuhkan bimbingan/penyuluhan maupun mengisi ceramah agama pada Peringatan Hari Besar Islam (PHBI).
Jum,at 19 Maret 2021, TK. CERIA EDULOKA, Jalan Soebrantas Simpang 4 Belilas Kecamatan Seberida menyelenggarakan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan tema “Anak Hebat Rajin Shalat”. Ceramah agama disampaikan Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Seberida atas nama Minarsih, S.Pd.I.
Selain menceritakan perjalanan Isra’ Mi’raj maupun kisah  perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW juga mengajak anak-anak untuk meneladi/mencintai dan senantiasa melaksanakan apa yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Kalau ingin bertemu Rasulullah dan masuk surga maka rajin shalat dan bershalawat, berbakti kepada kedua orang tua, menyayangi sesama dan anak yatim, demikian disampaikan Minarsih kepada anak didik tersebut.
Melalui peringatan Isra’ Mi’raj terhadap anak usia dini kiranya merupakan salah satu bahagian pembentukan karakter serta menanamkan nilai-nilai kepribadian yang bersifat Islami serta menjadikan sosok Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan dalam menjalani segala aktifitas kehidupan sehari-hari untuk menyongsoing masa depannya sebagai generasi penerus bangsa, demikian disampaikan Minarsih melalui pesan singkatnya kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu.(tulang)