0 menit baca 0 %

Perangi HIV Lewat Pendekatan Religiusitas, Kemenag Inhu Siap Berkontribusi

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Dalam upaya penanggulangan penyebaran HIV yang semakin menjadi perhatian serius, Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu menunjukkan komitmen nyata dengan turut serta dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor/Lintas Program Penanggulangan HIV, yang digelar oleh Dinas Kesehatan...

Indragiri Hulu (Kemenag) โ€“ Dalam upaya penanggulangan penyebaran HIV yang semakin menjadi perhatian serius, Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu menunjukkan komitmen nyata dengan turut serta dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor/Lintas Program Penanggulangan HIV, yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kemenag Inhu, H. Rajuki Ridwan, hadir mewakili institusinya dalam rapat tersebut. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa Kementerian Agama siap mendukung penuh program-program pemerintah yang berorientasi pada kebaikan masyarakat, termasuk upaya pencegahan dan penanganan HIV/AIDS.

โ€œKami menyadari bahwa HIV adalah virus yang sangat berbahaya, dan pencegahannya bukan hanya soal medis, tetapi juga menyentuh aspek moral dan spiritual,โ€ ujar Rajuki.

Menurutnya, Kemenag melalui peran aktif penyuluh agama memiliki potensi strategis dalam membangun religiusitas masyarakat yang berfungsi sebagai โ€˜tamengโ€™ dari perilaku menyimpang yang berisiko terhadap penularan HIV. Ia menilai bahwa pemahaman agama yang kuat dapat menjadi landasan bagi masyarakat untuk menjauhi praktik-praktik berisiko seperti seks bebas dan penyalahgunaan narkoba.

Rapat koordinasi tersebut menjadi wadah sinergi berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga keagamaan, dalam rangka menyusun langkah konkret dan terintegrasi untuk meminimalisasi penyebaran HIV di daerah.

Pendekatan kolaboratif seperti ini dinilai sangat penting, mengingat penanganan HIV tidak dapat diselesaikan hanya dengan satu sektor. Sinergi antara penyuluhan medis dan penguatan spiritual diyakini mampu menciptakan perubahan yang lebih menyeluruh di tengah masyarakat.

Dengan adanya keterlibatan aktif Kementerian Agama, diharapkan pesan-pesan moral dan keagamaan dapat lebih masif disampaikan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai bagian dari edukasi preventif dalam menghadapi ancaman HIV di Kabupaten Indragiri Hulu.

(Reski)