0 menit baca 0 %

Perayaan Maulid Nabi di Sapat: Kepala KUA Ajak Jemaah Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Masjid Besar At-Taubah, Sapat, dipenuhi jemaah pada Kamis malam (4/9/2025), dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, mulai dari Camat Kuala Indragiri, Kapolsek, Danramil, hingga para kepala dinas, pengurus masjid, serta...

Tembilahan (Kemenag) – Masjid Besar At-Taubah, Sapat, dipenuhi jemaah pada Kamis malam (4/9/2025), dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, mulai dari Camat Kuala Indragiri, Kapolsek, Danramil, hingga para kepala dinas, pengurus masjid, serta masyarakat dari Kelurahan Sapat, Desa Teluk Dalam, dan Desa Sungai Piyai.

Peringatan Maulid kali ini mengusung tema "Meneladani Akhlak Rasulullah untuk Mewujudkan Persatuan Umat." Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Saat, yang juga Penyuluh Agama Islam KUA Kuala Indragiri, mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme masyarakat. "Alhamdulillah, acara ini berjalan lancar dan sukses. Kehadiran seluruh elemen masyarakat menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan persatuan di daerah kita," ujarnya.

Dalam sambutannya, Camat Kuala Indragiri turut mengapresiasi kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. "Melalui peringatan Maulid ini, mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan, serta jadikan Rasulullah sebagai suri tauladan dalam mempererat tali silaturahmi antar warga," pesan Camat.

Acara inti diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh H. Ruhiat, Kepala KUA Kuala Indragiri. Dalam tausiyahnya, H. Ruhiat mengajak seluruh jemaah untuk merefleksikan kembali ajaran-ajaran Nabi yang penuh kasih sayang. "Nabi Muhammad adalah teladan sempurna. Akhlak beliau mengajarkan kita untuk selalu bersikap jujur, amanah, dan peduli terhadap sesama. Jika kita mampu mengamalkan sifat-sifat ini, maka persatuan dan kedamaian akan terwujud di tengah masyarakat," jelasnya.

H. Ruhiat juga menambahkan bahwa peringatan Maulid bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum penting untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan terhadap Rasulullah. "Semoga melalui acara ini, kita semua dapat mengambil hikmah dan pelajaran berharga, sehingga kita semakin kokoh dalam menjalankan ajaran Islam," pungkasnya.

Acara peringatan Maulid Nabi ini berlangsung khidmat dari pukul 20.30 WIB hingga 23.20 WIB dan ditutup dengan doa bersama. (Ria)