Kuansing (Kemenag) – Perayaan Natal Orang Muda Katolik (OMK) se-Paroki St. Antonius Padua Teluk Kuantan tahun 2025 berlangsung dengan penuh sukacita, kebersamaan, dan semangat pelayanan. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 26–28 Desember 2025, bertempat di Stasi St. Alcantara Geringing Baru, Wilayah Sentajo.
Sebagai bentuk kebersamaan dan kesederhanaan hidup, para peserta OMK, khususnya kaum perempuan, menginap di rumah-rumah umat setempat. Hal ini tidak hanya mempermudah akomodasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan persaudaraan antara Orang Muda Katolik dengan umat dan masyarakat Desa Geringing Baru.
Berbagai kegiatan bermakna dilaksanakan selama rangkaian Natal OMK, baik untuk pengembangan diri Orang Muda Katolik maupun bagi masyarakat sekitar. Salah satu bentuk kepedulian sosial yang dilakukan adalah aksi gotong royong membersihkan Balai Desa Geringing Baru. Melalui aksi sosial ini, OMK menunjukkan kehadiran Gereja yang peduli dan memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
Selain aksi sosial, kegiatan juga diisi dengan berbagai agenda rohani dan pembinaan, seperti bina rohani, kegiatan kebersamaan dan outbound, serta aneka kreasi dan penampilan menarik dari Orang Muda Katolik. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menumbuhkan iman, kreativitas, serta semangat persaudaraan antar-OMK lintas wilayah.
Perayaan Natal OMK mencapai puncaknya pada Sabtu malam, 27 Desember 2025, bertepatan dengan peringatan Santo Yohanes Rasul. Sekitar 200 orang OMK hadir dan ambil bagian dalam perayaan ini, yang berasal dari empat wilayah pelayanan, yakni Wilayah Teluk Kuantan, Sentajo, Simpang Kampar, dan Peranap.
Perayaan dibuka secara resmi dengan Ibadah Sabda yang dipimpin oleh Fr. Yopie Situmorang, OFMCap. Dalam renungannya, Fr. Yopie menekankan keteladanan Santo Yohanes Rasul sebagai figur orang muda yang berani, setia, dan kreatif dalam mewartakan Injil, khususnya di tengah tantangan kehidupan orang muda di era digital saat ini.
“Jika Santo Yohanes hidup di zaman sekarang, ia mungkin akan menggunakan media sosial untuk menyebarkan kebaikan dan Injil melalui Facebook, Instagram, atau TikTok. Kita pun dapat meneladaninya dengan menggunakan media sosial secara bijak, misalnya dengan mengisi konten vlog rohani dan podcast yang membangun iman,” ungkap Fr. Yopie.
Selama rangkaian kegiatan berlangsung, perayaan Natal OMK dikemas secara kreatif, dinamis, dan meriah dengan melibatkan peran aktif seluruh Orang Muda Katolik. Pada kesempatan ini, Pakrin Manalu, S.Pd., Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, turut ambil bagian sebagai pembawa acara (MC), sehingga suasana perayaan semakin hidup, komunikatif, dan penuh keakraban.
Kegiatan Natal OMK se-Paroki St. Antonius Padua Teluk Kuantan tahun 2025 ditutup dengan ucapan Natal dan doa berkat dari Pastor Paroki, Pastor Sergius Wijaya, OFMCap. Dalam sambutannya, Pastor Sergius menitipkan pesan Natal kepada seluruh Orang Muda Katolik agar mampu menghayati dan mewujudkan tema Natal Bersama 2025 dalam kehidupan sehari-hari.
“Orang Muda Katolik dipanggil untuk menjadi pembawa terang dan harapan, tidak hanya di dalam Gereja, tetapi juga di tengah keluarga dan masyarakat. Jadikan Natal sebagai momentum untuk semakin berani bersaksi, peduli terhadap sesama, dan terlibat aktif membangun persaudaraan,” pesan Pastor Sergius.
Seluruh rangkaian perayaan Natal OMK berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kegembiraan. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, bernyanyi, serta menari bersama sebagai ungkapan syukur dan sukacita Natal, sekaligus menjadi momentum penguatan iman dan kebersamaan Orang Muda Katolik se-Paroki St. Antonius Padua Teluk Kuantan. (PM)