0 menit baca 0 %

Perdana Kegiatan P5P2RA, MAN 1 Kuantan Singingi Undang Tokoh Adat Perkawinan untuk Simulasi Batombo dan Rarak Calempong Onam

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5P2RA) di MAN 1 Kuantan Singingi pada saat ini sudah menginjak tahun kedua. Kegiatan P5 ini dilaksanakan oleh kelas X dan kelas XI tahun ajaran 2024/2025.

Kuansing (Kemenag) - Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5P2RA) di MAN 1 Kuantan Singingi pada saat ini sudah menginjak tahun kedua. Kegiatan P5 ini dilaksanakan oleh kelas X dan kelas XI tahun ajaran 2024/2025. Pada kelas XI kegiatan P5P2RA mengangkat tema “Kearifan Lokal”, yang mana pada tema ini akan memperkuat kearifan lokal dan melestarikan kebudayaan Kabupaten Kuantan Singingi. Kearifan lokal yang diambil adalah tentang Adat Perkawinan Tradisional di Kabupaten Kuantan Singingi.

Kegiatan P5P2RA ini dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 23 Januari 2025 , pukul 14.00 sampai selesai bertempat di Aula untuk siswa dan di mushala untuk yang laki-laki. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali dan melestarikan nilai-nilai perkawinan tradisional dan memperkenalkan nilai-nilai budaya yang terkandung didalam prosesi adat perkawinan di Kabupaten Kuantan Singingi seperti Batombo dan Praktek Rarak Calempong Onam kepada para siswa - siswa kelas X dan XI. 

Rudi Hartono (Dtk. Maranso), Masgunadi (Menti Melayu), Usman (Menti Paliang Soni) merupakan pembicara perkenalan adat mengantar pengantin dan menerima pengantin serta prosesi Batombo. Kemudian pada praktik rarak calempong onam yaitu Nurani , Oyu , Tima , Pemain Gendang yaitu Siti.

Supardi, selaku Koordinator P5P2RA menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam melestarikan kearifan lokal dan tradisi di Kabupaten Kuantan Singingi. “Pada hari ini kita secara bersama-sama melihat bagaimana setiap prosesi perkawinan adat masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi, yang pada kesempatan kali ini di wakili oleh daerah Kecamatan Benai," ungkapnya.

Namun ini tidak akan jauh berbeda dengan kecamatan-kecamatan ataupun suku dari beberapa daerah di Kabupaten Kuantan Singingi.

" Semoga ananda kelas XI dapat memahami dan mempraktekan bagaimana prosesi perkawinan adat masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi mulai dari batombo hingga praktik Permainan alat musik rarak calempong onam," harapnya.

H. Suhelmon Kepala MAN 1 Kuansing menyampaikan " kita memberikan support kepada Tim P5P2RA serta kepada seluruh siswa yang sangat antusias dalam mengikuti simulasi kegiatan ini. Salah satunya dengan menghadirkan bapak ibuk yang menjadi narasumber pada kegiatan P5P2RA sangatlah memberikan kesan kepada kelas XI tentang bagai mana proses adat itu berlangsung” tutup kepala madrasah tersebut. (LZ)