Indragiri Hulu, (Inmas). Pendidikan yang ideal adalah menciptakan dan mencetak generasi yang beriman, bertakwa dan berakhlakul karimah. Pendidikan karakter adalah sebuah proses transformasi nilai-nilai kehidupan untuk ditumbuh-kembangkan dalam kepribadian seseorang dengan melibatkan aspek pengetahuan, (cognitive), perasaan (feeling), dan tindakan (action). Mengadakan peringatan Isra Mi raj di satuan pendidikan bertujuan untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik, juga merupakan rangkaian dari pembentukan karakter maupun akhlakul karimah.
Penyuluh Agama Islam Non PNS merupakan mitra Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama yang melaksanakan tugas bimbingan dan penyuluhan untuk mewujudkan masyarakat Islam yang taat beragama dan sejahtera lahir batin. Setiap PAI Non PNS melaksanakan bimbingan/penyuluhan secara berkala/kontinyu. Selain itu, juga memberikan pelayanan terhadap yang bukan kelompok binaan yang membutuhkan bimbingan/penyuluhan maupun mengisi ceramah/tausiyah dalam rangkaian kegiatan PHBI (Peringatan Hari Besar Islam).Â
Sabtu 17 Februari 2024, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Rengat Andri Anggi, S.Pd.I mengisi ceramah agama Peringatan Isra Mi raj Nabi Muhammad SAW 1445 H/2024 M yang ditaja oleh SDN 028 Sekip Hilir, Kecamatan Rengat.
Shalat merupakan bentuk penghambaan tertinggi seorang makhluk/hamba terhadap penciptanya. Shalat wajib lima waktu merupakan amalan yang ringan tapi berat timbangannya, karena amalan yang pertama kali dihisab di yaumil akhir adalah shalat, jika baik shalatnya maka akan baik pula amalan lainnya. Peristiwa Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW merupakan bukti maha kuasa Allah SWT. Sebagai hamba-Nya kita wajib mendirikan/mengerjakan shalat tanpa ada alasan apapun, bahkan disaat sakitpun shalat wajib bagi umat Islam, tidak bisa berdiri maka duduk, tidak bisa duduk maka berbaring, tidak bisa juga maka dengan isyarat, begitulah pentingnya shalat. Selaku anak harus menghormati kedua orang tua, bapak ibu guru maupun orang yang lebih tua maupun teman bermain, sopan santun, beradab dan menjadi anak shaleh dan shalehah , demikian rangkaian penutup ceramah yang disampaikan Andri Anggi.(tulang)