0 menit baca 0 %

Peringatan Maulid Nabi di MAN 1 Indragiri Hulu Jadi Momentum Penguatan Akhlak Siswa

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) MAN 1 Indragiri Hulu menggelar peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW pada Jumat (12/9/2025) sebagai upaya meningkatkan iman, taqwa, serta menumbuhkan kecintaan siswa-siswinya kepada Rasulullah. Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur an,...

Indragiri Hulu (Kemenag) – MAN 1 Indragiri Hulu menggelar peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW pada Jumat (12/9/2025) sebagai upaya meningkatkan iman, taqwa, serta menumbuhkan kecintaan siswa-siswinya kepada Rasulullah. Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan Plt. Kepala Madrasah, Yelli Oktavien, dan ditutup dengan tausiyah oleh Ustaz H. Darbi.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Darbi menekankan bahwa esensi peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran beliau, melainkan meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari. “Manusia tidak akan mulia tanpa akhlak. Nabi Muhammad SAW adalah contoh sempurna bagi kita, terutama dalam berbakti kepada orang tua dan menjaga hubungan baik dengan sesama,” ujarnya.

Momentum ini memberikan dampak langsung bagi para siswa, yang diharapkan mampu menjadikan peringatan Maulid sebagai refleksi dalam memperbaiki diri. Yelli Oktavien dalam sambutannya juga menegaskan pentingnya menjadikan kegiatan keagamaan di madrasah sebagai wahana pembentukan karakter. “Kami berharap peringatan Maulid ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi benar-benar menggerakkan anak-anak untuk meneladani sifat Rasulullah dalam sikap sehari-hari,” ungkapnya.

Selain memberikan pencerahan spiritual, kegiatan ini juga memperkuat budaya religius di lingkungan madrasah. Bagi masyarakat sekitar, peringatan semacam ini memberi pesan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembinaan moral dan etika generasi muda.

Dengan demikian, Maulid Nabi di MAN 1 Indragiri Hulu bukan hanya peringatan tahunan, melainkan langkah nyata dalam menanamkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin sekaligus membentengi siswa dari pengaruh negatif perkembangan zaman.

(Reski)