Siak Kecil (Kemenag) – Dalam rangka memperingati Maulid
Nabi Muhammad SAW, SMPN 3 Siak Kecil menggelar acara tausiyah yang dihadiri
oleh seluruh siswa, guru, dan staf sekolah. Acara ini diisi dengan ceramah
agama yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA)
Kecamatan Siak Kecil, Ustadz Izhar, S.Pd.I. Sabtu, (06/09/2025).
Dalam ceramahnya, Ustaz Izhar menyampaikan tiga nilai
utama yang menjadi teladan dari Nabi Muhammad SAW, yaitu sabar, syukur, dan
jujur. Menurut Ustadz Izhar ?Pentingnya Sabar, Syukur, dan Jujur dalam
Kehidupan Remaja
?Ustaz Izhar memulai tausiyahnya dengan mengajak para
siswa untuk merenungkan makna sabar dalam konteks kehidupan mereka. Ia
menjelaskan bahwa sabar bukan hanya tentang menunggu, tetapi juga tentang
ketahanan diri dalam menghadapi kesulitan, seperti dalam proses belajar,
menyelesaikan tugas, atau menghadapi ejekan dari teman. "Sabar adalah
kunci untuk meraih kesuksesan. Jika kalian sabar dalam menuntut ilmu, insya
Allah ilmu itu akan melekat dan bermanfaat," ujarnya.
?Selanjutnya, Beliau membahas tentang syukur. Ia
mengingatkan para siswa untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah
diberikan Allah SWT, mulai dari nikmat kesehatan, bisa bersekolah, hingga
memiliki orang tua dan guru yang senantiasa membimbing. Dengan bersyukur, hati
akan menjadi lebih tenang dan hidup terasa lebih berkah.
?Terakhir, ia menekankan pentingnya jujur. Sebagai
generasi muda, sifat jujur harus ditanamkan sejak dini. Jujur dalam perkataan,
perbuatan, dan terutama dalam ujian sekolah. "Jujur itu adalah pondasi
akhlak yang mulia. Rasulullah adalah pribadi yang jujur, sehingga beliau
mendapatkan julukan Al-Amin atau yang dapat dipercaya. Dengan jujur, kalian
akan dipercaya oleh guru dan teman, serta mendapatkan keberkahan dalam
hidup," imbuhnya.
?Kepala Sekolah SMPN 3 Siak Kecil, Bapak Rusiono, S.Pd.,
menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ustaz Izhar atas tausiyah yang
inspiratif. Beliau berharap peringatan Maulid Nabi ini tidak hanya menjadi
kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum bagi seluruh siswa untuk
meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.Â
Acara ditutup dengan pembacaan doa bersama, menciptakan suasana khidmat
di lingkungan sekolah.