0 menit baca 0 %

Peringati HUT Bhayangkara Ke 79, Penyuluh KUA Kampa Hadiri Penanaman 1 Juta Pohon

Ringkasan: Kampar (Kemenag) - Pada Rabu (25/6/2025), Kapolsek Tambang, Camat Kampa, KUA Kampa beserta seluruh lintas sektoral mengadakan kegiatan penanaman 1 juta pohon. Kegiatan penanaman pohon ini dilakukan sehubungan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara POLRI yang ke 79.Gerakan ini bertujuan untuk...

Kampar (Kemenag) - Pada Rabu (25/6/2025), Kapolsek Tambang, Camat Kampa, KUA Kampa beserta seluruh lintas sektoral mengadakan kegiatan penanaman 1 juta pohon. Kegiatan penanaman pohon ini dilakukan sehubungan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara POLRI yang ke 79.

Gerakan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat menanam pohon di Kecamatan Kampa guna meningkatkan kesadaran lingkungan serta mengurangi dampak deforestasi.

Kegiatan ini melibatkan unsur Forkopimcam Kampa diantaranya, Camat Kampa, Kapolsek Tambang dan KUA Kampa.

Sebagai yang menghadiri perwakilam dari KUA Kampa, Penyuluh Agama Islam Taufiqur Rahman melaporkan bahwa ada 790 bibit pohon yang ditanam hari ini. Yaitu bibit Sirsak, bibit Sawo, bibit Lengkeng, dan bibit Alpokat.

Pada kesempatan ini kegiatan dihadiri langsung oleh Kapolsek Tambang, AKP Aulia Rahman S.IP, Camat Kampa Rahmat Fajri S.STP, Penyuluh KUA Kampa Ustadz Taufiqur Rahman S.Ag beserta Kades Kampa Erman Khairudin. 

Pada kesempatan ini juga diserahkan bantuan berupa pakan ikan dari Kapolsek kepada Kepala Desa Kampar.

Dalam kegiatan ini, Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman menyampaikan beberapa pesan, terutama tentang kepedulian terhadap lingkungan yang merupakan salah satu isu dan gerak yang diangkat dalam rangka HUT Bhayangkara POLRI tahun ini.

"Diharapkan dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melestarikan lingkungan dan turut membantu dalam pengurangan efek gas rumah kaca yang berpengaruh pada pengendalian pemanasan global," tambahnya. 

Penanaman pohon sangat penting dilakukan dan sangat efektif saat musim hujan. Selain bermanfaat untuk meningkatkan tutupan lahan tetapi juga dapat berkontribusi dalam peningkatan kualitas lingkungan hidup, seperti peningkatan kualitas udara, mengurangi efek rumah kaca, dan tentunya meningkatkan keanekaragaman hayati yang tumbuh di dalamnya. Kolaborasi antar berbagai pihak sangat diperlukan karena semakin banyak pihak yang terlibat akan semakin meringankan aksi penanaman yang dilakukan.

Kementerian Agama juga memiliki pandangan yang sama terhadap cita-cita peduli lingkungan tersebut. Progran Ekoteologi yang telah dilaksanakan serentak dan akbar beberapa bulan lalu, menjadi wujud nyata bahwa keberpihakan Kemenag terhadap isu lingkungan sangatlah massive. Meskipun bergerak dalam bidang Keagamaan, Kementerian Agama juga turut ambil andil dalam memasok kualitas udara yang baik, kelestarian lingkungan untuk generasi-generasi mendatang. 

(Cicy/Taufiqur)