0 menit baca 0 %

Peringati HUT Pelalawan, KUA dan BKMT Bandar Petalangan Gelar Lomba Rebana dan Busana Muslim

Ringkasan: Pelalawan (Kemenag) Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pelalawan, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bandar Petalangan bekerja sama dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) menggelar Festival Marhaban dan Rebana yang dirangkaikan dengan perlombaan peragaan busana muslim.

Pelalawan (Kemenag) โ€“ Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pelalawan, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bandar Petalangan bekerja sama dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) menggelar Festival Marhaban dan Rebana yang dirangkaikan dengan perlombaan peragaan busana muslim. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu pagi (4/10/2025) pukul 08.17 WIB di Lapangan MTsN 2 Pelalawan, Bandar Petalangan.

Festival ini merupakan wujud kolaborasi antara KUA dan BKMT dalam memajukan seni budaya Islam di tengah masyarakat, sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan ekspresi kreatif para ibu-ibu majelis taklim. Peserta yang hadir berasal dari berbagai kelompok BKMT desa, yang menampilkan penampilan marhaban dan rebana penuh semangat serta busana muslim yang anggun dan sesuai dengan nilai-nilai islami.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars BKMT, dilanjutkan dengan sambutan dari para pejabat. Kepala KUA Bandar Petalangan Azwar Zainal, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta dan kerja sama yang solid antara KUA, BKMT, dan sekolah setempat. โ€œFestival ini bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga media syiar Islam yang membumi. Seni Islam seperti marhaban dan rebana harus terus dilestarikan sebagai warisan budaya yang mendidik dan mempererat tali persaudaraan,โ€ ungkapnya.Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh bapak Azwar Zainal.

Kepala MTsN 2 Pelalawan, Muhammad Darwis, turut memberikan dukungan atas terselenggaranya kegiatan ini di lingkungan madrasah. Ia berharap bahwa kehadiran kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat luas di lingkungan sekolah dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap Islam sejak dini, terutama bagi para siswa yang turut menyaksikan kegiatan ini secara langsung.

Setelah itu, acara inti berupa perlombaan marhaban, rebana, dan peragaan busana muslim dilaksanakan dengan penuh semarak. Para peserta menampilkan kreativitasnya dengan iringan alat musik tradisional dan busana yang mencerminkan karakter perempuan muslimah yang anggun dan santun.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Doa menjadi penutup penuh khidmat, sebagai ungkapan syukur dan harapan agar kegiatan semacam ini terus diberi kelancaran dan keberkahan.

Dengan terselenggaranya festival ini, KUA Bandar Petalangan berharap tradisi Islam yang sarat nilai dan makna seperti marhaban dan rebana tetap hidup di tengah masyarakat, serta menjadi sarana efektif dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara damai dan menyenangkan. KUA juga berkomitmen untuk terus menjadi mitra masyarakat dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis, inklusif, dan produktif.(dbs)