Bantan (Kemenag) - Pondok
Pesantren (Ponpes) Nurussalam Desa Mentayan menggelar peringatan Maulid Nabi
Muhammad SAW yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Bengkalis H. Khaidir, para pejabat setempat, pengasuh ponpes, wali santri, tokoh agama, dan tokoh
masyarakat pada Selasa malam (09/09/2025) di halaman pondok
Kegiatan ini berlangsung
dengan khidmat dan penuh semangat serta dihadiri ratusan masyakarat Desa
Mentayan juga diringi pembacaan sholawat oleh group sholawat Al Burdah Kota
Bengkalis dibawah pimpinan Abah Fadli Inayatullah yang langsung memimpin
pembacaan sholawat.
Kepala Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Bengkalis H. Khaidir berkesempatan memberikan sambutan dan mengapresiasi kegiatan
yang dilaksanakan oleh Ponpes Nurussalam tersebut..
“Kami mengapresiasi kegiatan
yang dilaksanakan oleh Pondok Pesanteren Nurussalam dan masyarakat setempat dengan
antusias, bahu-membahu memberikan dukungan moril dan spiritual untuk pelaksanaan
kegiatan pada malam hari ini,” Ujar H. Khaidir.
H. Khaidir juga mengatakan bahwa
pendidikan utama agama itu letaknya adalah Pondok Pesantren. “Pondok pesantren
merupakan tempat utama pendidikan agama karena masih berpegang teguh dengan
mempelajari Al Quran dan Al Hadist. Untuk itu kepada masyarakat jangan pernah
ragu untuk menyekolahkan anaknya di pondok pesantren. Maka lima belas tahun
kedepan akan lahir ulama-ulama dari desa Mentayan. Untuk itu marilah kita doakan dan
bangun Ponpes Nurussalam ini secara bersama-sama”.
Selain itu juga beliau menekankan
pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
"Kita harus meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam setiap aspek
kehidupan, sehingga kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik," ujarnya.
Pimpinan Ponpes Nurussalam KH.
Muhammad Nizar juga memberikan sambutan dan menyampaikan rasa syukur atas
kehadiran para tamu undangan. "Kami sangat berterima kasih atas kehadiran
Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis dan para pejabat
lainnya di Ponpes Nurussalam." katanya.
Peringatan Maulid Nabi
Muhammad SAW ini diisi oleh ceramah agama oleh Kiyah Ali Wafa Ar Razikin pengasuh
Ponpes Darun Najah dari Kota Kediri. Dalam ceramahnya, Kiyai Ali Wafa menekankan
untuk menjaga persaudaraan dan kekompakan seperti yang telah ditunjukkan oleh kaum
Muhajirin dan Anshor pada peristiwa Hijrah nabi. Selain itu juga Kiyai Ali Wafa juga
menegaskan bahwa kondisi jahiliah sebelum lahirnya nabi mampu dirubah
perkembangannya oleh nabi Muhammad SAW seperti zaman sekarang yang
kita rasakan ini. Maka melalui peringatan maulid di Ponpes Nurussalam malam ini, juga
harus mampu membawa perubahan terhadap santri dengan membekali mereka dengan ilmu
pengetahuan.
Kegiatan peringatan Maulid
Nabi Muhammad SAW diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Kiyai Ali Wafa Ar
Razikin yang dalam doanya memohon diberikan keberkahan rahmat dan hidayah Allah SWT bagi seluruh jemaah
dan masyarakat. Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes
Darussalam Desa Mentayan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat.