0 menit baca 0 %

Peringati Maulid Nabi, Kemenag Bengkalis: Jangan Ragu Menyekolahkan Anak di Ponpes

Ringkasan: Bantan (Kemenag) - Pondok Pesantren (Ponpes) Nurussalam Desa Mentayan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis H. Khaidir, para pejabat setempat, pengasuh ponpes, wali santri, tokoh agama, dan tokoh masyarakat pada Selasa ma...

Bantan (Kemenag) - Pondok Pesantren (Ponpes) Nurussalam Desa Mentayan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis H. Khaidir, para pejabat setempat, pengasuh ponpes, wali santri, tokoh agama, dan tokoh masyarakat pada Selasa malam (09/09/2025) di halaman pondok

Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat serta dihadiri ratusan masyakarat Desa Mentayan juga diringi pembacaan sholawat oleh group sholawat Al Burdah Kota Bengkalis dibawah pimpinan Abah Fadli Inayatullah yang langsung memimpin pembacaan sholawat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis H. Khaidir berkesempatan memberikan sambutan dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Ponpes Nurussalam tersebut..

“Kami mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Pondok Pesanteren Nurussalam dan masyarakat setempat dengan antusias, bahu-membahu memberikan dukungan moril dan spiritual untuk pelaksanaan kegiatan pada malam hari ini,” Ujar H. Khaidir.

H. Khaidir juga mengatakan bahwa pendidikan utama agama itu letaknya adalah Pondok Pesantren. “Pondok pesantren merupakan tempat utama pendidikan agama karena masih berpegang teguh dengan mempelajari Al Quran dan Al Hadist. Untuk itu kepada masyarakat jangan pernah ragu untuk menyekolahkan anaknya di pondok pesantren. Maka lima belas tahun kedepan akan lahir ulama-ulama dari desa Mentayan. Untuk itu marilah kita doakan dan bangun Ponpes Nurussalam ini secara bersama-sama”.

Selain itu juga beliau menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. "Kita harus meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam setiap aspek kehidupan, sehingga kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik," ujarnya.

Pimpinan Ponpes Nurussalam KH. Muhammad Nizar juga memberikan sambutan dan menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para tamu undangan. "Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis dan para pejabat lainnya di Ponpes Nurussalam." katanya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini diisi oleh ceramah agama oleh Kiyah Ali Wafa Ar Razikin pengasuh Ponpes Darun Najah dari Kota Kediri. Dalam ceramahnya, Kiyai Ali Wafa menekankan untuk menjaga persaudaraan dan kekompakan seperti yang telah ditunjukkan oleh kaum Muhajirin dan Anshor pada peristiwa Hijrah nabi. Selain itu juga Kiyai Ali Wafa juga menegaskan bahwa kondisi jahiliah sebelum lahirnya nabi mampu dirubah perkembangannya oleh nabi Muhammad SAW seperti zaman sekarang yang kita rasakan ini. Maka melalui peringatan maulid di Ponpes Nurussalam malam ini, juga harus mampu membawa perubahan terhadap santri dengan membekali mereka dengan ilmu pengetahuan.

Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Kiyai Ali Wafa Ar Razikin yang dalam doanya memohon diberikan keberkahan  rahmat dan hidayah Allah SWT bagi seluruh jemaah dan masyarakat. Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Darussalam Desa Mentayan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat.