0 menit baca 0 %

Perkemahan Jamaah Riau di Armina Berjarak 2- 2,5 KM dari Jamarat

Ringkasan: Makkah (Humas)- Calon Jemaah Haji (CJH) Provinsi Riau yang tergabung dalam Embarkasi Batam (BTH), Senin (31/10) kemarin sudah meulai melakukan survey ke Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina) untuk mengetahui lokasi kemah saat melaksanakan wukuf. Kakanwil Kemenag Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM,...
Makkah (Humas)- Calon Jemaah Haji (CJH) Provinsi Riau yang tergabung dalam Embarkasi Batam (BTH), Senin (31/10) kemarin sudah meulai melakukan survey ke Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina) untuk mengetahui lokasi kemah saat melaksanakan wukuf. Kakanwil Kemenag Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, yang masuk dalam kloter 9 BTH mengungkapkan, untuk kloter 9 BTH memperoleh pemondokan berjarak sekitar 2 km dari lokasi jamarat (pelontaran). "Dari laporan ketua kloter dan ketua regu Embarkasi BTH, jarak kemah rata- rata berkisar 2 sampai 2,5 km dari lokasi," jelas Asyari. Menurutnya, jamaah calon haji harus menyiapkan fisik prima pada pelaksanaan wukuf di Arafah, 9 Dzulhijjah 1432 H karena pada puncak haji di Arafah, sangatlah memerlukan fisik. Karena di Arafah, akan berkumpul sekitar 3 juta jamaah dari seluruh dunia yang akan melaksanakan rukun haji. Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, jamaah haji Indonesia akan menempati areal seluas 100 hektare saat melakukan wukuf di Arafah dan merupakan areal terluas dibanding jamaah dari negara lainnya. Tenda yang akan digunakan besarnya 4 x 4 yang mampu menampung sekitar 10-15 jamaah dengan satu maktab mencapai 2.500-3.000 jamaah. Sedangkan satu maktab tersedia toilet sebanyak 20 buah yang bisa digunakan untuk buang air kecil dan besar bahkan mungkin mandi. Untuk mengetahui bahwa lokasi nanti ditempati jamaah Indonesia akan dipasang bendera Merah Putih dan dikelilingi pagar untuk keamanan. "Mengingat terbatasnya ruang Kemah, dianjurkan kepada para jemaah untuk membawa perlengkapan seperlunya saja, seperti tas tangan dengan pakaian beberapa stel, handuk dan perlengkapan mandi, yang sekaligus akan dipakai untuk bantal, karena di tenda hanya tersedia alas tidur karpet, serta tikar untuk alas tidur," ujarnya. (msd)