Bengkalis (Kemenag) – MTs
YPPI Bengkalis melaksanakan ujian semester ganjil dengan cara yang berbeda
tahun ini. Ujian yang biasanya dilakukan secara manual, kini beralih
menggunakan platform berbasis Android, yakni Google Form. Kamis-Selasa dari
tanggal 28 November 2024 - 10 Desember 2024 di MTs YPPI Bengkalis.
Kebijakan ini diambil
sebagai upaya untuk memperkenalkan teknologi digital kepada seluruh siswa-siswi
MTs YPPI Bengkalis, sekaligus mengikuti perkembangan zaman yang semakin
bergantung pada teknologi.
Menurut informasi yang
diperoleh, ujian berbasis Android ini bertujuan untuk memudahkan siswa dalam
mengakses soal ujian serta memberikan pengalaman baru dalam proses evaluasi
pembelajaran. Setiap mata pelajaran memiliki sekitar 40 soal dengan total nilai
100 poin. Meskipun baru pertama kali diterapkan, sistem ini mendapatkan
antusiasme yang tinggi dari para siswa.
Khusus bagi siswa kelas 7,
ujian berbasis Android ini adalah pengalaman pertama mereka menggunakan
perangkat Android. Hal tersebut membuat mereka merasa sangat berkesan, karena
sebelumnya mereka belum pernah melaksanakan ujian menggunakan teknologi
tersebut.
Kepala MTs YPPI Bengkalis Jumillia
menyambut positif perubahan ujian secara manual menuju platform berbasis Android
menggunakan Google Form. Jumilla mengatakan bahwa ujian ini merupakan salah
satu cara untuk mengenalkan dampak positif teknologi kepada para siswa.
“Melalui ujian berbasis
Android ini, kami ingin mengajarkan siswa bahwa teknologi tidak hanya bisa
digunakan untuk hiburan semata, namun juga bisa dimanfaatkan untuk keperluan
akademik seperti ujian. Hal ini juga menjadi cara untuk mengajarkan siswa
bagaimana teknologi bisa mendukung pembelajaran mereka.” Ungkap Jumillia.
“Tak hanya itu, penggunaan
platform Android dalam ujian juga memungkinkan siswa untuk langsung mengetahui
hasil ujian mereka setelah selesai mengerjakan soal. Dengan adanya nilai yang
langsung terlihat, siswa dapat lebih termotivasi untuk memperbaiki dan
meningkatkan prestasi mereka pada ujian selanjutnya”. Lanjut Jumillia.
“Selain memberikan
pengalaman baru bagi siswa, ujian berbasis Android ini juga memudahkan proses
evaluasi bagi guru. Mereka dapat memantau hasil ujian dengan lebih cepat dan
efisien, serta melakukan analisis hasil ujian untuk melihat perkembangan siswa
di setiap mata pelajaran. Dengan demikian, ujian ini membawa keuntungan bagi
kedua belah pihak, baik siswa maupun guru”. Jelas Jumillia.
Panitia pelaksanaan ujian semester ganjil juga telah mempersiapkan ujian ini jauh-jauh hari sebelum pelaksanaannya. Mulai dari pembuatan soal, pengaturan waktu ujian, hingga pelatihan bagi guru dalam menggunakan platform Android. Semua ini dilakukan untuk memastikan ujian dapat berlangsung dengan lancar tanpa hambatan teknologi.
Harapan ke depannya, MTs
YPPI Bengkalis dapat terus mengikuti perkembangan teknologi yang ada dan
memberikan pengalaman pembelajaran yang semakin relevan dengan zaman. Melalui
penerapan teknologi dalam proses belajar mengajar, diharapkan siswa dapat lebih
siap menghadapi tantangan di dunia yang semakin digital.
Selain itu, MTs YPPI
Bengkalis juga berharap agar teknologi ini dapat membantu dalam meningkatkan
kualitas pendidikan dan pembelajaran. Para siswa tidak hanya menguasai materi
pelajaran, tetapi juga bisa mengaplikasikan teknologi dalam kehidupan
sehari-hari, terutama di dunia kerja yang semakin bergantung pada teknologi.
Dengan adanya ujian berbasis
Android ini, MTs YPPI Bengkalis menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi
dalam dunia pendidikan. Meskipun masih ada beberapa tantangan teknis yang harus
diselesaikan, pihak sekolah optimis bahwa penerapan teknologi akan membawa
dampak positif bagi masa depan siswa-siswi mereka.
Ke depan, diharapkan agar
ujian berbasis Android ini tidak hanya terbatas pada ujian semester ganjil,
tetapi bisa diterapkan dalam berbagai kegiatan pembelajaran lainnya. Dengan
demikian, siswa dapat semakin terbiasa menggunakan teknologi dalam segala aspek
kehidupan mereka, menjadikan mereka generasi yang siap bersaing di era globalisasi.