Tembilahan (Kemenag) โ Dalam upaya menata dan merevitalisasi organisasi keagamaan di tingkat kecamatan, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra), H. Ruhiat, bersama Penyuluh Agama Islam, Muhammad Saat, menghadiri rapat penting dengan Sekretaris Kecamatan Kuindra, Sufriyono, Senin (1/12/2025).
Rapat koordinasi ini digelar dalam rangka persiapan
pembentukan kepengurusan baru untuk beberapa lembaga penting di Kuindra yang
telah habis masa jabatannya di tahun 2025. Agenda utama yang dibahas meliputi
pembentukan Pengurus Masjid Besar At-Taubah Sapat, Pengurus Lembaga
Pengembangan Tilawatil Qurโan (LPTQ) Kecamatan, dan Pengurus Peringatan Hari
Besar Islam (PHBI) Kecamatan.
Kehadiran Kepala KUA dan Penyuluh Agama Islam menunjukkan
sinergi yang kuat antara sektor agama dan pemerintahan kecamatan dalam
memastikan roda organisasi keagamaan tetap berjalan efektif. KUA berperan
memberikan pertimbangan keagamaan dan SDM, sementara pihak kecamatan memastikan
legitimasi dan dukungan administratif.
H. Ruhiat menyatakan bahwa pembentukan pengurus baru ini
harus dilakukan secara transparan dan melibatkan tokoh masyarakat yang memiliki
komitmen tinggi terhadap syiar Islam dan pembinaan umat.
"Rapat ini sangat krusial karena menyangkut vitalitas
lembaga keagamaan di Kuindra. KUA berkomitmen mendukung penuh pembentukan
pengurus yang kredibel, terutama untuk Masjid Besar At-Taubah sebagai pusat
ibadah, LPTQ sebagai wadah pengembangan Al-Qur'an, dan PHBI untuk perayaan hari
besar yang edukatif," ujar H. Ruhiat.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam, Muhammad Saat,
menekankan pentingnya peran pengurus baru dalam menggerakkan kegiatan di tengah
masyarakat.
"Kami bersama Sekcam berupaya menjaring tokoh-tokoh
terbaik di Sapat untuk mengisi posisi-posisi strategis ini. Harapannya, dengan
kepengurusan baru yang solid, kegiatan keagamaan di Kuindra akan semakin
semarak dan berdampak positif, khususnya dalam meningkatkan kualitas ibadah dan
pemahaman agama masyarakat," tambah Muhammad Saat.
Rapat ini menyepakati tahapan dan jadwal pembentukan
pengurus, yang diharapkan dapat rampung dalam waktu dekat, sehingga
organisasi-organisasi tersebut dapat segera menjalankan program kerjanya untuk
tahun berikutnya. (Ria)