0 menit baca 0 %

Perkuat Mental Spiritualitas Anak, PAI Kuantan Mudik Hidupkan Maghrib Mengaji

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Tidak ingin aktivitas mengaji dan membaca Al-Quran hilang dari kebiasaan di desanya, Rini Kurniati Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Mudik, ikut serta mendampingi pelaksanaan program Magrib Mengaji di Masjid Nurul Ulya Desa Banjar Padang, Kecamatan...

Kuansing (Kemenag) - Tidak ingin aktivitas mengaji dan membaca Al-Quran hilang dari kebiasaan di desanya, Rini Kurniati Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Mudik, ikut serta mendampingi pelaksanaan program Magrib Mengaji di Masjid Nurul Ulya Desa Banjar Padang, Kecamatan Kuantan Mudik pada Rabu malam tanggal 7 Agustus 2024. 

Menurut Rini Kurniati, pembangunan infrastruktur yang belakangan ini giat dilakukan oleh pemerintah daerah pada berbagai sektor, harus diimbangi pula dengan penguatan mental spiritual, salah satunya ialah melalui kegiatan keagamaan seperti kegiatan Maghrib Mengaji.

"Kegiatan Magrib Mengaji ini diharapkan menjadi budaya dan ciri khas masyarakat, khususnya bagi anak- anak di Desa Banjar Padang ini, di tengah maraknya pengaruh teknologi informasi dan era digitalisasi. Sehingga, nilai-nilai spiritualitas dan mental generasi muda tetap terjaga," ucap Rini Kurniati.

Rini Kurniati juga berharap program pendampingan ini bisa menjadi warisan dan membawa banyak dampak positif bagi warga Desa Banjar Padang. Utamanya agar anak-anak di Desa Banjar Padang juga merasakan masa kecil yang diisi dengan kegiatan mengaji Al-Qur’an saat Maghrib, seperti yang dialami oleh orangtuanya dulu.

“Saya merasa cukup khawatir dan prihatin terhadap realita penggunaan gadget pada anak-anak yang semakin intens. Karenanya, perhatian dari masyarakat untuk sama-sama mewujudkan lingkungan yang ramah, aman dan nyaman bagi anak sangat diperlukan. Semoga program Maghrib Mengaji ini bisa menjadi wasilah untuk kita semua dalam upaya menanamkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dalam diri anak-anak kita,” ujarnya.

Kegiatan Magrib Mengaji merupakan program yang membudayakan kembali tradisi membaca Al-Quran dengan memberikan materi pembelajaran membaca Iqro’ dan Al-Qur’an. Sebelum kegiatan utama Maghrib Mengaji berlangsung, terlebih dahulu anak-anak diajak untuk menghafal Asmaul Husna bersama-sama yang dibimbing oleh Penyuluh Agama Islam atau guru mengaji. (YZG)