Meranti(Kemenag)- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau melalui Bimas Buddha menggelar Dialog Kerukunan Intern Umat Kristen dan Penguatan Moderasi Beragama di Hotel Dyva Selatpanjang, Jum'at(26/7).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 peserta yang merupakan Pendeta/Tokoh Agama Kristen dibawah naungan Badan Kerjasama Seluruh Umat Kristen Kepulauan Meranti dan dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kepulauan Meranti Sulman.
Pada kesempatannya, Sulman berikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. "Tentunya kami berikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan yang sifatnya positif dan membangun ini. Untuk itu, mari kita buka dan lakukan dialog yang membangun untuk terciptanya kerukunan umat beragama khususnya di Kepulauan Meranti,"Â tutur Sulman.
Sulman juga berharap para peserta dapat mengikuti dengan baik kegiatan ini.
"Mari kita ikuti dan berbenah terhadap pengadministrasian pembangunan rumah ibadah khususnya gereja bersama pemateri yang hadir kegitan ini, agar dalam melaksanakan ibadah kita bisa merasa nyaman dan aman," jelas Sulman.
Sementara itu, Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Provinsi Riau Armin Antoni Silaban menjelaskan bahwa ada beberapa poin penting yang akan dikupas pada pertemuan ini.
"Pada kegiatan ini kita akan membahas berkaitan dengan pengadministrasian pembangunan gereja yang harus sesuai prosedur, karena gereja harus teregistrasi dan terdaftar di Kementerian Agama. Selain itu, nantinya juga akan dibahas rekomendasi perizinan orang asing dalam beragama menurut Undang-Undang yang berlaku," jelasnya lagi.
Lebih lanjut, Armin Antoni juga menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menggaungkan Moderasi Beragama dengan cara membangun kebersamaan dan rajut kerukunan beragama yang beragam di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Ketua panitia Liston Alfian Naibaho juga berharap agar  kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Selain itu, Liston juga menyampaikan bahwa selain Kabupaten Kepulauan Meranti kegiatan ini juga telah dilaksanakan di Kabupaten Bengkalis. (In)