Tembilahan (Kemenag) – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tidak hanya mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 melalui monitoring, namun juga memperkuat ekosistem pembinaan jemaah di daerah. Hal ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) baru di sela kunjungan kerja Kanwil Kemenag Riau, Selasa (4/11/2025).
Kepala Kankemenag Inhil, H. Harun didampingi Kasi
Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), H. Guspiandi menyambut rombongan monitoring
yang dipimpin Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Riau, H. Defizon, di Aula
Kenanga Kankemenag Inhil.
Momen penting dalam pertemuan ini adalah penyerahan SK Izin
Operasional KBIHU oleh Kabid PHU Kanwil Kemenag Riau kepada Kakan Kemenag Inhil
untuk diteruskan kepada pengurus KBIHU yang baru. KBIHU yang mendapat legalitas
resmi ini adalah KBIHU Abdul Malik yang berlokasi di Pulau Kijang.
"Kunjungan Bapak Kabid PHU H. Defizon hari ini tidak
hanya tentang monitoring kesiapan haji 2026, tetapi juga membawa kabar gembira
bagi masyarakat Pulau Kijang. Kami secara resmi menerima dan akan menyerahkan
SK Izin Operasional KBIHU Abdul Malik," jelas H. Harun.
H. Harun menekankan, "Legalitas ini sangat vital agar
pembinaan manasik haji dan umrah kepada masyarakat di Pulau Kijang dapat
dilakukan secara resmi, terarah, dan sesuai standar Kementerian Agama. Ini
adalah upaya kita untuk menjamin jemaah mendapatkan bimbingan yang benar hingga
ke tingkat kecamatan."
Di sisi lain, Kabid PHU H. Defizon memberikan apresiasi atas
kesiapan Kankemenag Inhil dalam menghadapi musim haji mendatang. Penyerahan SK
KBIHU ini merupakan bagian integral dari upaya Kanwil Kemenag Riau untuk
memperkuat pelayanan haji di seluruh kabupaten/kota.
"Kami mengapresiasi kinerja Kankemenag Inhil dalam
memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Dengan bertambahnya KBIHU yang legal,
seperti KBIHU Abdul Malik di Pulau Kijang, kami berharap akses masyarakat Inhil
terhadap bimbingan manasik yang berkualitas semakin terbuka luas," kata H.
Defizon.
"Tujuan kami jelas, yakni memastikan setiap calon
jemaah haji Inhil berangkat dengan bekal ilmu yang cukup, mendapatkan pelayanan
yang prima, dan pada akhirnya meraih predikat haji mabrur," pungkasnya.
Kakan Kemenag Inhil dan jajarannya berkomitmen untuk
menindaklanjuti semua arahan dari Kanwil Kemenag Riau, sekaligus memberikan
dukungan penuh kepada KBIHU Abdul Malik agar segera beroperasi optimal dalam
memberikan bimbingan kepada calon jemaah.Â
(Ria)