Koto Kampar Hulu ( Kemenag )-- Dalam upaya mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan semangat ibadah di kalangan masyarakat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Koto Kampar Hulu kembali melaksanakan Gerakan Sholat Subuh Berjamaah (GSSB) yang dipusatkan di Masjid Al-Muzakkirin, Desa Bandur Picak.
Kegiatan yang diikuti oleh ratusan jamaah ini turut dihadiri oleh Ketua dan Anggota MUI Koto Kampar Hulu, Kepala Desa Bandur Picak, tokoh-tokoh masyarakat, serta santri dari Pondok Pesantren Miftahul Mu’arrif. Suasana masjid terasa begitu hidup dan khidmat sejak sebelum azan Subuh hingga berakhirnya rangkaian kegiatan.
Yang menarik dalam GSSB kali ini adalah hadirnya Ustaz Yon Herizal, Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Koto Kampar Hulu, yang tampil sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan sholat Subuh berjamaah sebagai awal dari kehidupan yang penuh keberkahan.
“Subuh berjamaah adalah indikator keimanan dan awal dari aktivitas penuh berkah. Dari masjid kita bangun semangat persaudaraan, ukhuwah Islamiyah, dan kepedulian sosial,” ujar Ustaz Yon Herizal dengan penuh semangat.
Beliau juga menegaskan bahwa peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan penguatan karakter masyarakat. Tausiyah tersebut disambut antusias oleh para jamaah yang tampak serius menyimak dan mengangguk tanda setuju.
Ketua MUI Koto Kampar Hulu Tengku Syukur Ali dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para penyuluh agama yang terus aktif menyapa umat melalui kegiatan langsung di tengah masyarakat. Ia juga berharap agar GSSB dapat terus digerakkan secara bergilir di masjid-masjid se-Kecamatan Koto Kampar Hulu.
Kegiatan GSSB kemudian ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan sarapan pagi, yang menjadi momen mempererat silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan para santri.
GSSB bukan sekadar gerakan rutin, tetapi menjadi medium membangkitkan kembali semangat jamaah dalam meramaikan masjid serta memperkuat solidaritas sosial dan keimanan umat. ( Fatmi / KUA Koto Kampar Hulu )