0 menit baca 0 %

Perlu Ada Madrasah Percontohan Disetiap Daerah

Ringkasan: Kampar (Humas)- Semakin tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan keagamaan mendorong Kementerian Agama Kabupaten Kampar untuk melakukan pembinaan terhadap lembaga pendidikan yang diarahkan kepada penyempurnaan Madrasah sehingga menjadi lembaga yang berdiri sejajar dengan lembaga lain baik madr...
Kampar (Humas)- Semakin tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan keagamaan mendorong Kementerian Agama Kabupaten Kampar untuk melakukan pembinaan terhadap lembaga pendidikan yang diarahkan kepada penyempurnaan Madrasah sehingga menjadi lembaga yang berdiri sejajar dengan lembaga lain baik madrasah ataupun sekolah di Kabupaten Kampar, bahkan lebih maju dari lembaga lainnya. “Kita telah menyiapkan dua lembaga masing-masing MAN Kampar dan MTsN Model Kuok untuk disiapkan menjadi lembaga atau madrasah yang dicontoh dan diandalkan di Kabupaten Kampar,” ungkap Kasi Mapenda Kemenag Kampar, Drs Muhammad Yamin, mengatakan, Ia mengatakan, langkah-langkah yang diambil untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah dengan pemenuhan guru yang berkwalitas, penerimaan siswa baru yang berkwalitas, melengkapi sarana-prasarana dan pembiasaan bahasa inggris di madrasah. Sementara itu, pada bidang supervisi dan evaluasi dilakukan dengan standarisasi ujian semester secara bertahap. Pada tahap awal ini dibentuk tim yang berasal dari guru-guru madrasah dengan SK Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar yang bertugas menyusun kisi-kisi soal ujian semester. Selanjutnya kisi-kisi soal didistribusikan ke madrasah melalui induk KKM masing-masing. Induk KKM bersama-sama dengan anggota KKM selanjutnya menyusun butir-butir soal ujian semester yang akan diujikan. Jumlah Madrasah di Kampar saat ini sebanyak 173 terdiri dari RA 38 buah, MI 13 buah, MTs 78 buah dan MA 44 buah. Dari 173 buah madrasah tersebut yang Negeri sebanyak 13 buah atau 7,51 %, dengan perincian MI 1 buah, MTs 9 buah dan MA sebanyak 3 buah madrasah. Sesuai dengan KMA. 373 Tahun 2002 Pembinaan dan Pelayanan RA, MI dan MTs berada pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten. Sedangkan Pembinaan dan Pelayanan MA berada pada Kantor Wilayah Kementerian Agama. Namun demikian dalam rangka koordinasi pelaksanaan tugas dan kebijakan-kebijakan Madrasah aliyah tetap harus menjalin kerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten. Pada dasarnya pembinaan madrasah secara umum terdiri dari pembinaan dalam bidang kelembagaan, Ketenagaan, Kesiswaan, Kurikulum, sarana-prasarana dan supervisi-evaluasi. Dalam pembinaan tersebut tetap berpedoman pada pola pembinaan yang ada sesuai dengan Undang-undang dan Peraturan yang berlaku. Ia menambahkan, langkah-langkah strategis yang ditempuh dalam pembinaan dan pelayanan Madrasah di Kabupaten Kampar yang telah dan sedang berjalan pada saat ini antara lain adalah melakukan pembinaan SDM Pendidik dan Tenaga Kependidikan melalui pelatihan –pelatihan dan penataran yang diadakan ditingkat KKM, dan oleh Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar. Disamping itu juga dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada Pendidik dan Tenaga Kependidikan untuk meningkatkan kwalifikasi pendidikannya S.1 dan S.2. Dalam rangka memberikan Reward atau penghargaan kepada Guru dan Kepala Madrasah direncanakan mulai tahun ini akan dilakukan penilaian Kinerja Guru dan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah. Kepada mereka yang berprestasi tersebut akan diberikan piagam dan hadiah yang diumumkan pada setiap kesempatan HAB kementerian Agama. Pembinaan siswa dilakukan dengan memberikan dukungan anggaran dalam DIPA madrasah dan DIPA Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar. Dukungan tersebut antara lain berupa Bantuan Siswa Miskin (BSM), Bantuan Siswa Berprestasi dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Disamping itu juga dengan mengikutsertakan siswa madrasah dalam event-event atau kegiatan perlombaan dan pertandingan yang menunjang peningkatan prestasi siswa mulai tingkat Kabupaten, Tingkat Propinsi dan Tingkat Nasional. (***) Beberapa prestasi yang telah dicapai oleh Madrasah di Kampar: 1. Juara 1 LKTI Fisika sepropinsi Riau tahun 2009 atas nama Ulil Albab, dkk siswa MAN Kampar. 2. Juara III LKTI Fisika Sesumatera Tahun 2009 atas nama Ulil Albab siswa MAN Kampar. 3. Juara I LKTI Kimia sepropinsi Riau Tahun 2010 atas nama Siska Pratiwi, dkk siswa MAN Kampar. 4. Utusan Propinsi Riau pada Olimpiade Nasional Bahasan Jerman yang diselenggarakan olek Goethe Institut Tahun2011 di Jakarta. 5. Juara 2 lomba Sains Madrasah sepropinsi Riau tahun 2012 atas nama Fikri Maulanda Putra bidang study Biologi.