0 menit baca 0 %

Pernah Gagal Bukan Akhir Segalanya, Penyuluh Agama LTD Tekankan Tujuan Mulia Pernikahan

Ringkasan: Kemenag (Kuansing) Penyuluh Agama KUA Kecamatan Logas Tanah Darat, Suber, memberikan bimbingan kepada calon pengantin Subono dan Ngalimatus Sakdiyah yang akan melangsungkan akad nikah pada Rabu, 12 November 2025 mendatang. Senin (10/11/2025).Pasangan calon pengantin ini memiliki latar belakang berbe...

Kemenag (Kuansing) Penyuluh Agama KUA Kecamatan Logas Tanah Darat, Suber, memberikan bimbingan kepada calon pengantin Subono dan Ngalimatus Sakdiyah yang akan melangsungkan akad nikah pada Rabu, 12 November 2025 mendatang. Senin (10/11/2025).

Pasangan calon pengantin ini memiliki latar belakang berbeda, di mana Subono berstatus cerai hidup, sementara Ngalimatus Sakdiyah berstatus cerai mati. Dalam suasana yang hangat dan penuh nasihat, Suber memberikan pembinaan agar keduanya siap secara lahir dan batin dalam membangun rumah tangga yang baru.

Dalam kegiatan bimbingan tersebut, Suber menyampaikan materi tentang Tujuan Utama Perkawinan dalam Islam. Ia menegaskan bahwa pernikahan bukan hanya sekadar penyatuan dua insan, tetapi juga merupakan bentuk ibadah kepada Allah SWT dan pelaksanaan sunnah Rasulullah SAW.

Lebih lanjut, Suber menjelaskan bahwa tujuan utama perkawinan meliputi:

1. Ibadah kepada Allah SWT dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW,

2. Mendapatkan ketenangan jiwa (sakinah) serta kasih sayang (mawaddah wa rahmah),

3. Melanjutkan keturunan yang saleh.

4. Menjaga kehormatan diri dan menghindari perbuatan maksiat, serta

5. Membangun keluarga sebagai pondasi masyarakat Islami.

Menurutnya, dengan memahami dan mengamalkan tujuan-tujuan tersebut, pasangan suami istri akan mampu membangun rumah tangga yang harmonis, sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta berkontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan bimbingan ini merupakan bagian dari layanan KUA Logas Tanah Darat dalam rangka membekali calon pengantin dengan pemahaman keagamaan dan kesiapan mental dalam membina rumah tangga Islami. (NW)