Pekanbaru (Inmas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Drs. H. Syhrul Mauludi, MA menghadiri perpisahan siswa/i kelas VI dan wisuda iqra' ke-III Sertifikasi juz 1, 29 dan 30 MI Al-Bukhari
Turut hadir Kepala Madrasah MI Al-Bukhari Hj. Lenni Widya, S.Pd, Ketua Yayasan H. Fatchurrozi, SE, M.Pd, Ketua Panitia Makmur Hendrik, S.Pd.I, siswa/i madrasah serta orang tua walimurid kelas VI MI Al-Bukhari, diikuti 38 orang siswa dan 68 orang sertifikasi juz 1, 29 dan 30.
Dalam sambutannya H. Fatchurrozi menyampaikan bahwa ini merupakan perpisahan perdana yang dilaksanakan di MI Al-Bukhori. "Ini merupakan wisuda perdana jadi kami sangat berbahagia di acara yang pertama ini pak kemenag bisa hadir di tengah-tengah kita" ungkap Fatchurrozi
Perlu kita sampaikan bahwa madrasah kita ini baru berjalan 6 tahun dan alhamdulilah setiap tahunnya tahap demi tahap terus bisa memenuhi fasilitas dan antusias masyatakat sangat luar biasa. Untuk ajaran 2024/2025 alhamdulilah sudah tutup pada bulan desember kemaren. Dari calon siswa yang mendaftar -+180 orang yang diterima hanya 70 orang karena fasilitas kelas yang belum kami penuhi semua.
Mudah-mudahan tahun kedepan kami bisa menerima lebih banyak lagi. Tambah Fatchurrozi
Lebih lanjut beliau juga mengucapkan selamat kepada siswa kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan di madrasah ini selama 6 tahun. "Jangan pernah lupakan madrasah ini, amalkan segala ilmu yang telah diberikan", pesan Fatchurrizi
Kepada Abi dan umi mengucapkan selamat karena telah bersama-sama menghantarkan anak-anak kita ini, selama ini bekerjasama dengam baik dan suport kegiatan madrasah sehingga hari ini siswa kita bisa selesai dengan baik. Pungkasnya
Selanjutnya dalam sambutan Ka.KanKemenag mengucapkan selamat dan tahniyah kepada MI Al-Bukhori yang tahun ini telah menamatkan siswa/i nya. Ini merupakan wisuda pertama menjadi langkah terbaik yang sudah dimulai. Saya yakin kedepanya anak-anak kami kedepannya akan lebih sukses lagi dengan jumlah yang lebih banyak.
Teruslah berinovasi jangan pernah berpuas diri karena pendidikan itu dinamis. Persiangan dalam pendidikan tidak mudah, dengan banyaknya lembaga pendidikan maka masyarakat mencari sebuah lembaga yang bisa mendidik anaknya dengan baik. Pesan kemenag
Bahwa tantangan mendidik anak kita pada saat ini jauh lebih berat dengan apa yang dirasakan orang tua kita dulu.
"Saya ini lahir dari anak yang biasa-biasa saja dan pendidikan biasa-biasa saja dan cara mereka mendidik juga biasa-saja tetapi itu tidak cukup untuk masa sekarang ini. Anak-anak kita memang harus kita tempatkan kelembaga yang pas. Kenapa karena tantangan mereka lebih berat. Begitu juga dengan tantangan teknologi yang tidak kita berikan batasan-batasannya.
Menurut penelitian paling tidak memiliki dua dampak negatif dari pemakaian teknologi yang tidak tepat. Pertama anak kita ini hanya bisa mencontoh tidak bisa memilih dan memilah apa yang dilihatnya tidak bisa berfikir ini baik apa tidak. Maka salah satu dampak teknologi yang tidak tepat itu anak kita sulit berkomunikasi menjadi orang yang mengisolasi diri karena mereka sibuk sendiri dengan apa yang dipegangnya. Padahal kesuksesan kita tidak ditentukan dengan otak yang pintar tapi ditentukan sejauh mana kita berkomunikasi dengan orang lain.
Yang kedua perubahan karakter "setiap yang lahir itu dalam keadaan baik", karena terjadi perubahan karakter yang baik karena pengaruh dengan yang ditonton.
=========================
By: Inmas Kemenag Pekanbaru
<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_240530_141434_422.sdocx-->
Perpisahan Siswa Kelas VI dan Wisuda Iqra' Ke-III Sertifikasi Juz 1, 29 dan 30 MI Al-Bukhari
Ringkasan:
Pekanbaru (Inmas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Drs. H. Syhrul Mauludi, MA menghadiri perpisahan siswa/i kelas VI dan wisuda iqra' ke-III Sertifikasi juz 1, 29 dan 30 MI Al-Bukhari Turut hadir Kepala Madrasah MI Al-Bukhari Hj. Lenni Widya, S.Pd, Ketua Yayasan H.