Pelalawan (Kemenag) – Dalam rangka menyukseskan rangkaian kegiatan besar di lingkungan Kementerian Agama, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Pelalawan menggelar rapat persiapan peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 dan Hari Santri Nasional (HSN) ke-26. Rapat tersebut dilaksanakan pada Rabu, 9 Oktober 2025, pukul 09.00 WIB secara daring melalui platform Zoom Meeting, terpusat di Ruang Zoom Kantor Kemenag Kabupaten Pelalawan. Peserta rapat berasal dari berbagai unsur di lingkungan Kemenag, baik pejabat struktural, fungsional, maupun stakeholder pendidikan keagamaan.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Abdul Wahid dan diikuti oleh Kepala Kantor Kemenag Pelalawan H. Syafwan, Kasubbag Tata Usaha Muhammad Amin, Ketua Panitia HAB Syafrudin, jajaran staf Seksi Pendis, perwakilan panitia HAB, para kepala madrasah dari seluruh jenjang pendidikan, serta pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Pelalawan. Kegiatan ini bertujuan untuk mematangkan persiapan teknis dan non-teknis guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan berdampak positif bagi masyarakat.
Dalam pembukaan rapat, Kasi Pendis Abdul Wahid menyampaikan bahwa partisipasi aktif seluruh satuan kerja sangat diperlukan untuk mensukseskan dua momentum penting ini. Ia juga menekankan bahwa sinergi dan koordinasi yang baik antarunit kerja menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan kegiatan yang melibatkan banyak unsur masyarakat dan pendidikan keagamaan tersebut.
Kepala Kantor Kemenag Pelalawan, H. Syafwan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan HAB dan HSN merupakan momen strategis untuk memperkuat nilai-nilai pengabdian, keikhlasan, serta peran aktif Kementerian Agama dalam membina kehidupan beragama di tengah masyarakat. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi ajang refleksi dan kontribusi nyata terhadap kemajuan pendidikan dan pelayanan keagamaan di Kabupaten Pelalawan.
Dalam sesi pemaparan agenda, Abdul Wahid menjelaskan sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan, baik dalam rangka HAB maupun HSN. Beberapa di antaranya adalah perlombaan, acara donor darah, acara gerak jalan santai kerukunan, upacara bendera, dan lain sebagainya. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Hari Santri Nasional tingkat Provinsi Riau tahun ini akan dipusatkan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), yang akan dihadiri oleh perwakilan Kemenag dari berbagai kabupaten/kota di Riau.
Tidak hanya fokus pada kegiatan seremoni, dalam rapat tersebut juga disampaikan agenda penting lainnya, yaitu rencana pelaksanaan sosialisasi dari BPJS Ketenagakerjaan bagi tenaga non-ASN di lingkungan Kemenag Pelalawan. Sosialisasi ini direncanakan berlangsung pada 13–15 Oktober 2025, dan akan digelar di beberapa lokasi berbeda agar dapat menjangkau seluruh peserta dari berbagai satuan kerja. Program ini merupakan upaya untuk meningkatkan perlindungan kerja bagi pegawai non-ASN, khususnya di bidang jaminan sosial ketenagakerjaan.
Rapat ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan secara aktif oleh para peserta. Sejumlah kepala madrasah dan pimpinan pondok pesantren memberikan masukan terkait teknis pelaksanaan lomba, kesiapan lokasi acara, serta usulan terkait peningkatan kualitas pelaksanaan kegiatan.Â
Dengan terselenggaranya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh komponen di lingkungan Kemenag Kabupaten Pelalawan dapat berpartisipasi aktif dan optimal dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HAB ke-80 dan HSN ke-26. Sinergi dan kebersamaan yang terbangun menjadi modal utama dalam mewujudkan kegiatan yang tidak hanya meriah secara seremoni, tetapi juga bermakna secara substansi bagi masyarakat dan dunia pendidikan keagamaan.(dbs)