0 menit baca 0 %

Persiapkan Generasi Bertaqwa dan Berkualitas, MUI Go To School

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )--Jumat, 02 Agustus 2024, bertempat di SMAN 2 Rumbio Jaya, MUI Kab. Kampar menaja kegiatan MUI Go To School. Kegiatan yang memang menjadikan siswa-siswi sekolah di kabupaten Kampar sebagai objek dakwah ini sangat diapresiasi oleh pihak sekolah berikut dengan tema-tema yang dipresen...

Kampar ( Kemenag )--Jumat, 02 Agustus 2024, bertempat di SMAN 2 Rumbio Jaya, MUI Kab. Kampar menaja kegiatan MUI Go To School. Kegiatan yang memang menjadikan siswa-siswi sekolah di kabupaten Kampar sebagai objek dakwah ini sangat diapresiasi oleh pihak sekolah berikut dengan tema-tema yang dipresentasikan.

Mengingat kegiatan keagamaan hanya mendapatkan volume yang sedikit di sekolah-sekolah negeri, maka MUI Go To School menjadi afirmasi positif untuk memberikan serangkaian “wejangan” di sekolah yang akan dikunjungi.

Kepala Sekolah Hj. Yuliarni, M. Pd menuturkan di dalam sambutannya dengan penuh suka cita dan apresiasi terhadap kegiatan MUI Go To School ini. Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini perlu ditingkatkan volume kunjungannya, mengingat siswa-siswi Negeri pun juga perlu untuk peningkatan spiritual dan moralitas mereka.

Dalam kegiatan ini pula, Ustadz H. Syamsuatir (Sekum MUI) sekaligus Penyusun Bahan Pembinaan Penyuluh pada Seksi Bimasi Islam Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar  mendapat kesempatan untuk menyampaikan materi seputar generasi berdasarkan tema yang telah diwacanakan oleh Komisi Pendidikan ini.

Singkatnya, isi ceramah yang disampaikan di dalam kesempatan tersebut; bagaimana seharusnya generasi yang bertaqwa itu bersikap sehingga bisa menjadi generasi yang berkualitas. Beliau menjelaskan,
“Untuk menjadi generasi yang bertaqwa dan berkualitas, ada 5 hal yang perlu diperhatikan; Pertama, Menyayangi orang tua, dalam konteks ini menghormati, menghargai, dan menaati segala aturannya. Hubungan yang baik dengan orang tua merupakan representasi hubungan yang baik dengan Allah. Karena keberkahan hidup ada di dalam ridho mereka. Kedua, penyesalan telah menunggu orang-orang yang merugikan dirinya sendiri. Oleh karena itu, jangan melakukan hal-hal yang sia-sia. Ketiga, untuk menjadi pribadi yang baik, maka harus memiliki lingkungan yang baik. Bergabunglah dengan komunitas yang baik. Dengan demikian, karakter baik juga akan ikut terbentuk. Keempat, memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin; pribahasa mengatakan waktu bagaikan pedang, jika tidak dimanfaatkan sebaik mungkin, maka ia akan menebas dan menyayatmu. Kelima, menjaga diri dari kemaksiatan. Say No To Pacaran, jangan menjadikan pacaran sebagai sesuatu yang indah. Karena yang indah hanyalah cinta yang diberikan kepada pasangan halal setelah menikah” Jelas Ustadz Syamsuatir.

Sementara itu, Martinus, M.Pd selaku katua Komisi Pendidikan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin komisi setiap tahun dan pada tahun ini akan dilaksanakan di 12 Sekolah Menengah Atas yang tersebar di 12 Kecamatan yang ada di Kab. Kampar.

Turut hadir dalam kegiatan ini anggota tim; Mukhlis, M.Pd, M. Nuris, M.Pd, Hasbullah, M.Pd dan Rizki Akbar, S.I.Kom.

Acara kemudian ditutup dengan pemberian plakat dan kenang-kenangan oleh ketua komisi pendidikan MUI Kabupaten Kampar kepada Kepala Sekolah SMAN 2 Rumbio Jaya serta foto bersama. ( Fatmi/Cicy/Ags)