Pekanbaru (Kemenag). Jelang keberangkatan
jamaah haji 1446 H, hingga Selasa (18/03/2025), Kemenag Kota Pekanbaru telah
mendistribusikan sebanyak 1032 koper jamaah haji keberangkatan tahun 1446 H.
Jamaah haji yang telah mengambil koper
merupakan jamaah haji reguler tahap I yang telah melakukan proses pelunasan pada
14 Februari hingga 14 Maret 2025 yang lalu dengan membawa identitas diri dan
mengonfirmasi tanda bukti setoran pelunasan biaya haji.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru
Syahrul Mauludi pada Selasa (18/03/2025) secara langsung melihat proses
pendistribusian koper jamaah. Menurutnya, sebelum mengambil koper, para jamaah diminta
untuk mengecek dengan teliti koper yang diberikan oleh petugas di bagian PHU.
“Para jamaah yang mengambil koper diminta
untuk melakukan pengecekan dengan seksama setiap bagian yang diberikan dalam
satu paketnya, jika terdapat kerusakan dapat segera menukarkannya kembali,
karena jika sudah sampai rumah dan ada kerusakan tidak akan diterima kembali penukarannya,”
ungkap Syahrul Mauludi.
Selain menerima koper, para jamaah haji
juga diberikan satu tas kabin, tas dokumen, tas armuzna, dan cover untuk koper
dan tas kabin.
Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggara Haji
dan Umroh (PHU) Kemenag Kota Pekanbaru Haryati mengatakan bahwa saat ini persiapan-persiapan
keberangkatan jamaah haji tengah dilakukan. Setelah melakukan pelunasan, persiapan
yang tengah dilakukan yaitu menyusun manifes jamaah haji, kemudian setelah itu
melakukan request visa, dan juga jamaah haji akan melakukan manasik haji di Tingkat
Kota dan Kecamatan.
Haryati menyampaikan bahwa manasik haji
untuk Tingkat Kota akan dilakukan dalam 2 hari yakni pada tanggal 19 April dan
tanggal 27 April 2025, sedangkan untuk kecamatan dilakukan dalam rentang tanggal
20 hingga 27 April 2025. Ia menyampaikan, saat ini Kemenag Kota Pekanbaru juga
mempersiapkan pelaksanaan Manasik Akbar untuk para jamaah haji yan berangkat
pada tahun 1446 H/ 2025 M.
“Kita sudah melakukan koordinasi dengan Polresta,
dan juga mempersiapkan tempatnya, kemarin itu disepekati untuk Masjid Agung
Annur sebagai kota Mekahnya dan Stadion Rumbai sebagai Armuznanya, memang kita
mempersiapkan jamaah haji ini dedngan sebaiknya, dan manasik haji kali ini memang
dikondisikan pelaksanaannya sama dengan pelaksanaan ibadah haji yang
sebenarnya,” tutur Haryati.
Kasi PHU juga berharap dengan
dilaksanakannya Manasik Haji Akbar ini, nantinya para jamaah haji dapat lebih
mandiri dalam pelaksanaan ibadah haji, dikarenakan adanya keterbatasan dalam jumlah
petugas. Ia juga mengatakan kesiapan petugas, pelayanan selama persiapan keberangkatan
, alur dan skema perjalanan ibadah haji harus dipersiapkan dengan matang karena
kondisi dan aturan saat ini sering mengalami perubahan dan juga dituntut untuk
selalu siap dengan situasi dan kondisi apapun.