Dumai (Kemenag) - Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesiapan
pasangan yang akan melangsungkan pernikahan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor
Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sungai Sembilan Ahmad Risky melibatkan pihak Puskesmas
Sungai Sembilan untuk memberikan penataran kepada para calon pengantin (catin),
pada kegiatan bimbingan perkawinan yang digelar di ruang balai nikah KUA,
Selasa (02/12/2025).
Kegiatan penataran ini bertujuan memberikan edukasi komprehensif
kepada calon pengantin, khususnya dalam aspek kesehatan reproduksi, pemeriksaan
pranikah, dan upaya pencegahan stunting. Kolaborasi ini sekaligus menjadi
bentuk dukungan lintas sektor dalam mewujudkan keluarga sehat dan berkualitas.
Dalam sambutannya, Plt Kepala KUA Sungai Sembilan Ahmad Risky
menyampaikan bahwa pembinaan calon pengantin tidak hanya berfokus pada aspek
keagamaan, tetapi juga memerlukan pendampingan dari bidang kesehatan.
“Kami berharap melalui kehadiran pihak Puskesmas, para calon
pengantin mendapatkan pemahaman yang lebih utuh tentang pentingnya kesiapan
kesehatan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Edukasi ini sangat penting
demi mewujudkan keluarga yang harmonis serta generasi yang sehat,” ucap Ahmad
Risky.
Sementara itu, perwakilan dari Puskesmas Sungai Sembilan menekankan
pentingnya kesadaran calon pengantin untuk melakukan pemeriksaan kesehatan
pranikah sebagai langkah awal mempersiapkan generasi yang sehat.
“Kesiapan kesehatan kedua calon mempelai akan sangat berpengaruh
pada kualitas kehidupan rumah tangga, termasuk tumbuh kembang anak di masa
depan,” jelasnya.
Para peserta terlihat antusias mengikuti penataran, ditunjukkan
dengan aktif bertanya dan berdiskusi. Kegiatan berlangsung dengan hangat dan
informatif, memberikan wawasan baru bagi para calon mempelai sebelum melangkah
menuju pernikahan.
Melalui sinergi antara KUA dan Puskesmas ini, diharapkan bimbingan
calon pengantin di Kecamatan Sungai Sembilan semakin berkualitas dan mampu
berkontribusi dalam menyiapkan pasangan muda yang sehat, siap lahir batin,
serta mampu membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.(Ani/Ayu)