0 menit baca 0 %

Pertemuan FKG dan KKG PAI Kecamatan Dayun, Zulkarnain Berikan Bimtek GBL

Ringkasan: Siak (Kemenag)- Pertemuan rutin Forum Komunikasi Guru (FKG) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Dayun kali ini diisi dengan materi Bimbingan Teknis (Bimtek) yang disampaikan oleh narasumber Pengawas PAI pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Zulkarnain pada Sa...

Siak (Kemenag)- Pertemuan rutin Forum Komunikasi Guru (FKG) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Dayun kali ini diisi dengan materi Bimbingan Teknis (Bimtek) yang disampaikan oleh narasumber Pengawas PAI pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Zulkarnain pada Sabtu (19/10/2024).

Kegiatan Bimtek yang dilaksanakan di SDN O4 Banjar seminai ini, dihadiri guru PAI se Kecamatan Dayun mulai jenjang SD hingga SMA/ SMK berjumlah sekitar 20 orang. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Sekolah SDN 04 Banjar Seminai Dayun, Lamidi. Dalam sambutannya Lamidi menyambut baik kegiatan FKG dan KKG PAI yang rutin dilaksanakan karena sangat membantu proses pengembangan kompetensi guru dalam menghadapi peserta didik.

“Kegiatan ini selain bermanfaat sebagai ajang silaturrahim, juga  bermanfaat sebagai wadah pengembangan kompetensi bagi guru- guru PAI untuk bertukar informasi dan ilmu- ilmu baru yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehingga kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan”, ungkap Lamidi.

Dalam kesempatan ini selaku narasumber, Zulkarnain memberikan materi tentang metode pembelajaran dengan menggunakan Game Based Learning (GBL). Beliau menjelaskan secara terperinci cara menggunakan dan mengoprasikan GBL. “Model pembelajaran yang menggunakan permainan untuk membantu proses belajar mengajar agar menjadi lebih menyenangkan”, Ungkapnya.

“GBL bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan efektifitas belajar siswa, siswa lebih cepat memahami materi, membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir dan keterampilan memecahkan masalah serta memotivasi suasana belajar lebih menarik dan interaktif”, tambahnya.

Zulkarnain juga berharap kepada seluruh guru yang hadir agar tidak lagi mengajar dengan menggunakan metode konvensional, Guru PAI harus dapat menyesuaikan karakter dan menarik minat belajar peserta didik. (Zul/Fz)