0 menit baca 0 %

Pertemuan Guru MDTA se-Kecamatan Kuantan Tengah, Prihasni Sampaikan Dua Model Pembelajaran

Ringkasan: Kuansing (Kemenag)- Penyuluh Agama Kec. Kuantan Tengah, Prihasni melaksanakan amanah menyampaikan hasil Diklat di Tempat Kerja yang ditaja oleh Balai Diklat Pekanbaru beberapa bulan yang lalu. Sebagai Tindak Lanjut dari Kegiatan Diklat tersebut, dalam kegiatan Forum MDTA Kec.

Kuansing (Kemenag)- Penyuluh Agama Kec. Kuantan Tengah, Prihasni melaksanakan amanah menyampaikan hasil Diklat di Tempat Kerja yang ditaja oleh Balai Diklat Pekanbaru beberapa bulan yang lalu. Sebagai Tindak Lanjut dari Kegiatan Diklat tersebut, dalam kegiatan Forum MDTA Kec. Kuantan Tengah.

Pada kegiatan tersebut Prihasni menyampaikan dua macam model pembelajaran yaitu Indeks Card Matching dan teks acak. Selasa 26 November 2024 di MDTA Ath-Thoyyibah Koto Taluk.  

Pertama , kegiatan model pembelajaran indeks card matching " bahwa peserta didik disuruh mengambil sehelai kertas yang bertuliskan soal yang dibuat oleh Guru atau anak didik. Lalu anak-anak disuruh ambil kertas tadi dan disuruh menjawab soal yang ada di kertas. Setelah itu anak-anak menulis jawabannya dan dikumpulkan," ungkap Prihasni.

" Setelah itu terkumpul semua nya, lalu anak-anak disuruh lagi mengambil kertas secara acak. Lalu dibaca dibaca per orang santri sesuai yang ditulis. Setelah itu dibacakan di depan kelas sebagai presentasi," tambahnya. 

Kedua, model pembelajaran teks acak." Guru membuat tulisan surat Al-Maun di setiap kertas, lalu anak disuruh duduk berkelompok sebanyak 3 kelompok dan mengambil kertas yang ditulis oleh guru tadi sebanyak ayat dalam surat Al-Maun tersebut. Selanjutnya anak-anak mengambil potongan kertas tadi dan dicocokkan dengan tulisan potongan ayat dari teman-teman. Lalu tampil ke depan untuk presentasi," ungkap Prihasni.

Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut semua Kepala dan Guru MDTA Se-Kecamatan Kuantan Tengah. Kepala dan Majelis Guru MDTA tuan rumah. Peserta yang hadir pertemuan sangat senang dan bangga karena mendapat materi tersebut. 

Prihasni berharap " sebagai ketua DPAC-FKDT Kec. Kuantan Tengah, Agar hasil pertemuan ini yang dua macam model pembelajaran ini dapat dilaksanakan di MDTA masing-masing," tuturnya.

" Agar dipahami dengan baik supaya para peserta didik mudah menerima dan mengaplikasikan nya dalam pembelajaran Di MDTA," tutup Prihasni. ( Pri KT )