0 menit baca 0 %

Pertemuan KKG PAI Bungaraya, Tri Murti Isi dengan Pembuatan Kisi-kisi Soal Persiapan Asesmen Akhir

Ringkasan: Siak (Kemenag) Bertempat di Kantor Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam) Pendidikan Bungaraya, pada Kamis 17 April 2025, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Tri Murti, menghadiri pertemuan rutin Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI se Kecamatan Bungaraya.

Siak (Kemenag) – Bertempat di Kantor Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam) Pendidikan Bungaraya, pada Kamis 17 April 2025, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Tri Murti, menghadiri pertemuan rutin Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI se Kecamatan Bungaraya.

Turut menghadiri kegiatan ini Korwilcam Bungaraya, Afrizal. Pertemuan yang dihadiri sebanyak 25 orang Guru PAI dari jenjang Sekolah Dasar (SD) ini diisi dengan pembahasan kisi-kisi soal PAI.

Tri Murti dalam sambutannya sekaligus membuka dan memberikan materi pada kegiatan ini, menyampaikan apresiasi atas eksistensi KKG PAI Kecamatan Bungaraya yang telah menjadi wadah tidak hanya untuk silaturrahim dan ukhuwah tetapi juga sebagai wadah bertukar fikiran dan informasi serta saling berbagi ilmu dan pengalaman.

“Pada pertemuan ini dapat kita manfaatkan untuk membahas seputar penyusunan kisi-kisi soal PAI guna persiapan asesmen akhir atau Ujian sekolah yg akan dilaksanakan sebulan lagi tepatnya tgl 14 Me1 2025, untuk itu kegiatan  penyusunan kisi-kisi soal sangat penting untuk dijadikan rujukan dalam penyusunan soal agar benar-benar terarah dan sesuai target capaian, dan mengingat pada tahun ini merupakan pertana kali esesmen sumatif akhir pada Kurikulum Merdeka”, tuturnya.

Beliau juga menambahkan agar guru-guru PAI jangan lelah untuk terus meningkatkan kompetensi. “Terus upgrade kemampuan dan update informasi seiring kemajuan dunia pendidikan dan berusaha berubah kearah yang lebih baik. Dukung program pemerintah dalam rangka mencapai tujuan pendidikan Nasional dengan menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggungjawab bukan hanya sekedar melepas tanggungjawab, jadikan beban moral bila tidak melaksanakan tugas dengan baik”, tegas Tri Murti.

Kegiatan ini juga diisi berbagi ilmu dan praktek langsung pembuatan soal. Seluruh peserta tampak serius dan antusias mengikuti rangkaian kegiatan. (Tri/Fz)