Kuansing (Kemenag) Seperti biasanya, setiap Kamis pagi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi mengawali hari kerja dengan kegiatan Pembinaan Mental dan Rohani bagi seluruh pegawai. Kegiatan ini dilaksanakan di Musholla Al-Ikhlas Kemenag Kuansing, Kamis (28/08/2025) sebagai bentuk ikhtiar menyeimbangkan tugas kedinasan dengan peningkatan spiritualitas.
Pada kesempatan kali ini, kegiatan diawali dengan pembukaan oleh moderator Hendri Nopel, kemudian dilanjutkan dengan tilawah Al-Qurโan oleh Yudhi Zetya Gangga. Adapun tausiyah agama disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS), Burdianto.
Dalam ceramahnya, Burdianto menyampaikan pesan mendalam yang menggugah kesadaran rohani para ASN. Ia mengajak seluruh pegawai untuk tidak hanya menjadi abdi negara, tetapi juga abdi akhirat."Menjadi pegawai negeri adalah amanah duniawi, tetapi jangan sampai kita lupa mempersiapkan bekal ukhrawi. Jadilah abdi negara yang juga abdi akhirat, yang dalam setiap tugas dan pelayanan, senantiasa disertai dengan niat ibadah dan keikhlasan," ujarnya.
Burdianto menekankan bahwa landasan utama untuk menjadi abdi akhirat adalah tiga hal penting: Sedekah, sebagai bentuk kepedulian dan investasi amal jariyah. Menjaga kualitas ibadah, baik ibadah wajib maupun sunnah. Ikhlas dalam memberikan pelayanan, yang menjadi ciri ASN yang profesional sekaligus spiritual. "Keikhlasan dalam bekerja akan memudahkan setiap urusan. Allah tidak menilai seberapa besar hasil kerja kita, tapi seberapa tulus niat kita," tambahnya.
Setelah ceramah, pembinaan dilanjutkan oleh Kepala Seksi Bimas Islam, Bahrul Aswandi yang memberikan penguatan sekaligus refleksi atas pesan-pesan yang telah disampaikan. Dalam arahannya, Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ruang tambahan untuk memperkaya batin para pegawai, yang pada umumnya hanya mendengarkan khutbah satu kali seminggu saat Salat Jumat.
"Biasanya, para lelaki hanya mendapat satu kali khutbah dalam seminggu, yaitu pada hari Jumat. Dengan adanya pembinaan ini, kita mendapatkan satu tambahan lagi untuk mendengarkan tausiyah dan memperbaiki diri. Ini sangat bermanfaat," ungkapnya.( GS )