0 menit baca 0 %

Pesan Harmoni dalam Akad Nikah di KUA Batang Cenaku

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Selasa (23/9/2025), sepasang muda-mudi resmi mengikat janji suci pernikahan di Balai Nikah Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batang Cenaku. Prosesi ijab qobul berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, dipandu langsung oleh Kepala KUA Batang Cenaku, Sriyanto, S.Ag.Khutbah...

Indragiri Hulu (Kemenag) โ€“ Selasa (23/9/2025), sepasang muda-mudi resmi mengikat janji suci pernikahan di Balai Nikah Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batang Cenaku. Prosesi ijab qobul berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, dipandu langsung oleh Kepala KUA Batang Cenaku, Sriyanto, S.Ag.

Khutbah nikah disampaikan oleh staf KUA, Agan Aliyudin, yang juga bertindak sebagai saksi I, sementara saksi II adalah Penyuluh Agama Islam, M. Solihin. Setelah akad dinyatakan sah, pengantin laki-laki menyerahkan maskawin kepada istrinya sebagai simbol tanggung jawab sekaligus awal perjalanan rumah tangga mereka.

Dalam nasihatnya, Kepala KUA Sriyanto menekankan pentingnya kesiapan mental dan spiritual pasangan pengantin muda. โ€œPernikahan bukan hanya soal cinta, tetapi juga komitmen, penghargaan, dan tanggung jawab. Apalagi kalian menikah pada usia yang baru memenuhi syarat minimal, maka kedewasaan sikap dan saling pengertian akan menjadi kunci keharmonisan rumah tangga,โ€ pesannya.

Suasana haru menyelimuti acara ketika keluarga dan tamu undangan turut mendoakan agar pasangan ini dapat membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Kehadiran tokoh agama dalam prosesi ini juga memberi teladan kepada masyarakat mengenai pentingnya mengikuti aturan pernikahan sesuai syariat dan ketentuan negara.

Lebih dari sekadar prosesi formal, akad nikah di KUA Batang Cenaku ini memberikan pesan moral yang relevan bagi generasi muda: bahwa pernikahan adalah ibadah yang memerlukan kesiapan lahir dan batin. Dampak langsungnya bukan hanya pada kedua mempelai, tetapi juga memberi inspirasi kepada masyarakat tentang arti kesakralan pernikahan dan pentingnya membangun rumah tangga yang harmonis.

(Reski)