Pesawat Rusak, 380 JCH Solo Tunggu Pesawat Pengganti 10 Jam di Batam
Ringkasan:
Batam (Humas)- Pesawat Garuda Airline (GA) Nomor Flight GA 6010 yang akan mengantarkan 380 Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter 51 Embarkasi Solo (SOC) ke Jeddah mengalami kerusakan. Akibatnya, pesawat yang seharusnya transit di Batam hanya untuk mengisi bahan bakar, terpaksa harus mengalami perbaikan seb...
Batam (Humas)- Pesawat Garuda Airline (GA) Nomor Flight GA 6010 yang akan mengantarkan 380 Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter 51 Embarkasi Solo (SOC) ke Jeddah mengalami kerusakan. Akibatnya, pesawat yang seharusnya transit di Batam hanya untuk mengisi bahan bakar, terpaksa harus mengalami perbaikan sebelum meneruskan perjalanan. Agar tidak terlantar di Bandara, JCH yang tergabung dalam penerbangan tersebut terpaksa diistriahatkan di Asrama Haji Batam Center hingga pesawat tersebut selesai diperbaiki.
Ketua Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) Kloter 51 Embarkasi Solo, H Nadhifi S. Ag, M Si, yang ditemui di Asrama Haji Batam Center mengatakan, keberangkatan JCH Kloter 51 BTH dari Embarkasi Solo, Kamis (28/10) pada pukul 12.00 Wib. Pada saat pemberangkatan kondisi pesawat tidak ada masalah, namun saat melewati Gunung Merapi kondisi pesawat mulai terganggu akibat debu dan penerbangan menjadi tidak nyaman.
"Seharusnya, singgah ke Bandara Hang Nadim Batam hanya untuk mengisi bahan bakar, ternyata harus mengalami perbaikan pesawat akibat debu vulkanik saat melewati gunung merapi. Menurut pihak penerbangan kondisi pesawat tidak memerlukan pesawat pengganti, jadi jamaah hanya diminta menunggu perbaikan yang memakan waktu beberapa jam, maksimal pada pukul 23.00 WIB kita sudah bisa take off menuju Jeddah," jelas Nahdifi.
Sementara itu Sekretaris Panitia Penyelenggara Haji Embarkasi Batam, Erizal Abdullah, mengungkapkan, terhadap JCH SOlo kloter 51 saat ini sedang berada di Pemondokan Asrama Haji Batam untuk beristirahat sejenak sambil menunggu pesawat yang akan mengantarkan mereka ke tanah suci selesai di perbaikai.
"Kerusakan tidak terlalu parah, namun untuk perbaikan memerlukan waktu yang cukup lama. Untuk itu JCH Solo kita minta untuk beristirahat sejenak di Asrama Haji Batam Centre, karena asrama ini cukup untuk menampung dua kloter sekaligus. Mereka sebagian kita tempatkan di kamar yang masih kosong, seperti Gedung Shafa, Raudha dan Marwah," jelasnya.
Namun informasi Duty Manager Operational Garuda Indonesia Batam Richard Wijaya, mengatakan pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA-6010 yang membawa rombongan calon haji kloter 51 embarkasi Solo, Jawa Tengah, akhirnya batal terbang.
Pihak Garuda memutuskan pesawat jenis Airbus 330 tersebut tak layak terbang sehingga harus diganti pesawat lain yang sejenis. Dengan demikian, jadwal keberangkatan haji mundur sedikitnya sepuluh jam dari jadwal semula. Sebelum diputuskan beritirahat di Asrama Haji Batam, rombongan haji asal Kabupaten Bantul, Yogyakarta, tersebut sempat menunggu di ruang tunggu khusus Bandara Hang Nadim Batam selama tiga jam. (msd)