0 menit baca 0 %

Peserta Didik MTsN 4 Kampar Ciptakan Mahkota Adat dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )--Peserta didik kelas VIII MTsN 4 Kampar menunjukkan kreativitas mereka melalui proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan ini merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka Belajar dan dilaksanakan di MTsN 4 KamparDengan mengusung semboyan B...

Kampar ( Kemenag )--Peserta didik kelas VIII MTsN 4 Kampar menunjukkan kreativitas mereka melalui proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan ini merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka Belajar dan dilaksanakan di MTsN 4 Kampar

Dengan mengusung semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti "berbeda-beda tetapi tetap satu," proyek ini bertujuan memperkenalkan peserta didik pada keberagaman budaya Indonesia. Salah satu wujudnya adalah pembuatan mahkota adat dari berbagai daerah di Indonesia, seperti sunting dari Riau, Sumatera Barat, Bugis, Aceh, Gorontalo, Jambi, dan Bali.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 21 Januari 2025, dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut:

  1. Nasehat Agama dan Siraman Rohani
    Pada jam pelajaran ke-3 dan ke-4, peserta didik mendapatkan pembelajaran Rahmatan lil 'Alamin berupa nasihat agama dan siraman rohani yang disampaikan oleh guru dengan latar belakang pendidikan agama.
  2. Pelaksanaan Proyek P5
    Mulai dari jam pelajaran ke-5 hingga akhir hari, peserta didik mengerjakan proyek pembuatan mahkota adat. Mereka dibagi ke dalam beberapa kelompok, di mana setiap kelompok memilih satu daerah sebagai tema mahkota adat yang dibuat.

Peserta didik membawa alat dan bahan sendiri dari rumah tanpa pungutan biaya dari guru. Bahkan, mereka memanfaatkan karton bekas yang dibawa dari rumah masing-masing untuk mendukung konsep keberlanjutan.

Terlihat semangat dan antusiasme para peserta didik dalam mengerjakan proyek ini di bawah bimbingan guru fasilitator. Mereka bekerja keras untuk menyelesaikan mahkota adat sesuai dengan daerah yang telah dipilih. "Kami merasa lega dan bangga bisa menyelesaikan proyek ini. Ini juga menjadi pengalaman berharga bagi kami untuk mengenal budaya dari berbagai daerah di Indonesia," ujar salah satu peserta didik.

Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan kreatif peserta didik, tetapi juga memberikan pesan positif tentang pentingnya kerja sama dalam tim. Selain itu, kegiatan ini memberikan kesempatan untuk lebih mengenal dan mencintai keberagaman budaya Indonesia.

Kepala MTsN 4 Kampar  Mhd. Yuras  berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi salah satu cara untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila pada peserta didik. Pungkas Yuras ( Fatmi/Cicy )