0 menit baca 0 %

Petakan Potensi Siswa Kelas VII & VIII, MTsN 1 Siak Laksanakan Ujian Tahfidz

Ringkasan: Siak- Kemenag. Bertempat di ruang kelas Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Siak, seluruh peserta didik kelas VII dan VIII mengikuti ujian Tahfidz Al-Quran pada Jumat (7/6/2024). Ujian tahfidz ini adalah merupakan upaya tindak lanjut dan evaluasi dari salah satu program unggulan yang ditonjolkan di...

Siak- Kemenag. Bertempat di ruang kelas Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Siak, seluruh peserta didik kelas VII dan VIII mengikuti ujian Tahfidz Al-Quran pada Jumat (7/6/2024). Ujian tahfidz ini adalah merupakan upaya tindak lanjut dan evaluasi dari salah satu program unggulan yang ditonjolkan di lembaga tersebut.

Ujian yang dilaksanakan seharian penuh ini, diikuti oleh seluruh siswa kelas VII dan VIII dengan diuji oleh 14 penguji yang juga merupakan pembimbing tahfizd mereka. Adapun ujian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dan capaian hafalan peserta didik, dan yang tidak kalah penting adalah sebagai sarana memetakan potensi siswa sekaligus mengembangkan dan mengoreksi program tahfidz yang ada di Madrasah.

Selaku pembina tahfidz Alfinas menyampaikan ujian tahfizd bukan hanya untuk mengetahui sejauh mana capaian tetapi juga kualitas dan pemahaman siswa, “ujian tahfiz ini bukan hanya tentang sejauh mana pencapaian hafalan mereka, tetapi juga sebaik apa kualitas bacaan dan pemahaman mereka terhadap Al Qur’an selama mengikuti program ini. Sehingga berefek pada pembentukan karakter, akhlak, dan mental yang didasari nilai-nilai Al Qur’an” ungkap Alfinas.

Disamping itu pada kesempatan yang sama pula, koordinator program tahfizd M. Sadli menyampaikan, bahwanya dalam ujian tahfidz akan terlihat seberapa jauh kemampuan peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an. Beliau berharap, potensi peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an tidak berhenti begitu saja hendaknya bisa lebih ditingkatkan lagi.

"Alhamdulillah ujian berjalan lancar. Semoga Allah Swt memberikan keberkahan, kemudahan dan keistiqomahan dalam menambah hafalan dan muroja’ahnya dan anak-anak tumbuh menjadi generasi Islam yang kokoh menyampaikan syiar Islam dan mencintai Al-Qur’an, aamiiin," harap M. Sadli. (BM/Fz).Â