Pekanbaru (Kemenag). Bertempat di Embarkasi
Batam, sebanyak 5 orang Calon Petugas Haji kloter Kota Pekanbaru mengikuti
Bimbingan Teknis PPIH Kloter Terintegrasi Tahun 1446 H/2025 M, kegiatan
tersebut berlangsung mulai dari tanggal 14 hingga 20 Maret 2025.
Pada bimtek tersebut, selain Petugas Kloter,
Petugas Haji Daerah dan Petugas Kesehatan juga ikut serta dalam bimbingan
teknis tersebut.
Berdasarkan informasi dari salah satu calon
Petugas haji kloter H.Pujianto yang merupakan salah satu Penghulu KUA Tenayan
raya Kota Pekanbaru mengatakan bahwa kelima calon Petugas Haji kloter tersebut
adalah :
1. Hj. Asnul Zumarti ketua kloter
2. H. Nurdin Ketua Kloter
3. Zulpa Hendri ketua kloter
4. H. Pujianto Pembimbing Ibadah haji
kloter
5. Hj. Asni laily Pembimbing Ibadah Haji
kloter
Dan sedangkan untuk Petugas Haji Daerah dan
Petugas Kesehatan yakni:
6. Drs. Marzai Petugas Haji daerah
7. Agus Hatorongan Petugas Haji Daerah
8. Hendri Petugas Haji Daerah
9. Riko Petugas Haji Daerah
10. H. Asrori Petugas Haji Daerah
11. dr. Faisal Nakes Petugas Haji Daerah
12. dr. Rini Nakes Petugas Haji Daerah
Pujianto juga menjelaskan bahwa petugas
haji kloter ini akan mendampingi kurang lebih 1.300 jamaah dari Kota Pekanbaru.
Kegiatan Bimbingan Teknis PPIH Kloter Terintegrasi ini dibuka oleh Menteri
Agama RI Nazaruddin Umar yang dilakukan secara daring pada Senin (17/03/2025)
yang diikuti oleh peserta dari beberapa Provinsi yang tergabung dari 13
Emberkasi seluruh Indonesia. Sedangkan pada Emberkasi Batam diikuti oleh 141
peserta yang berasal dari 4 Provinsi yaitu Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan
Kalimantan Barat.
Dalam sambutan pembukaannya, Nazaruddin
Umar menekankan bahwa seorang petugas haji harus memiliki rasa peduli dan semangat
yang tinggi, dan mampu memanejemen dan tanamkan konsep kepimpinan dalam dirii. Kemudian,
beliau juga menjelaskan bahwa dalam penyelenggaraan ibadah haji ini harus dapat
melayani para jamaahh dengan sangat baik.
“Sebagai seorang petugas haji harus menguasai
kewajiban dan tupoksi selama bertugas nantinya melayani tamu Allah, petugass
haji juga harus selalu sabar dan kompak dan saling bersinergi, karena kita
harus memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah,” tegas Menteri Agama.